instagram

3 macam gunung api

Berdasarkan bentuk dan proses terjadinya, terdapat tiga macam gunung api, yaitu sebagai berikut.

a. Gunung api maar

Bentuknya seperti danau kecil (danau kawah). Terjadi hanya karena letusan. Bahannya terdiri atas eflata. Contohnya adalah Gunung Lamongan di Jawa Timur, Pegunungan Eifel di Jerman, dan dataran tinggi Prancis Tengah.

b. Gunung api kerucut (strato)

Bentuknya seperti kerucut, terjadi karena letusan dan lelehan (efusif) secara bergantian. Bahannya berlapis-lapis, sehingga disebut lava gunung api strato. Gunung api di Indonesia umumnya berjenis strato.

c. Gunung api perisai

Bentuknya seperti perisai, terjadi karena lelehan maupun cairan yang keluar membentuk lereng yang sangat landai. Lavanya bersifat cair sekali. Sudut kemiringan lereng gunung jenis ini berkisar antara 10 – 1000. Contohnya Gunung Mauna Loa dan Kilauea di Hawai.
Kuat lemahnya letusan gunung api Magma bergantung pada tekanan gas, kedalaman dapur magma, luasnya sumber atau dapur magma, dan sifat magma (cair atau kental).

Berdasarkan aktivitasnya, gunung api dapat dibagi menjadi tiga golongan, yaitu sebagai berikut.
1) Gunung aktif, yaitu gunung api yang masih bekerja dan kawahnya selalu mengeluarkan asap. Pada gunung ini juga sering terjadi gempa dan letusan. Sebagai contoh, Gunung Stromboli di Italia.
2) Gunung mati, yaitu gunung api yang diketahui tidak meletus atau tidak menunjukkan aktivitas vulkanik sama sekali. Sebagai contoh, Gunung Patuha di Jawa Barat dan Gunung Sumbing di Jawa Tengah.
3) Gunung istirahat, adalah gunung api yang sewaktu-waktu meletus dan kemudian istirahat kembali. Sebagai contoh, Gunung Ciremai di Jawa Barat dan Gunung Kelud di Jawa Timur.

Gunung api memiliki bagian-bagian sebagai berikut.
1) Kaldera adalah kepundan yang amat besar, luas, dan bertebing curam. Kaldera terbentuk ketika gunung api meletus dengan hebat dan sebagian dari puncak gunung api itu gugur ke dalam pipa kawah. Contohnya adalah kaldera Gunung Krakatau dan kaldera Gunung Tengger.
2) Sill adalah magma yang masuk di antara dua lapisan bahan sedimen dan membeku (intrusi datar).
3) Lakolit adalah magma yang masuk di antara batuan sedimen dan menekan ke atas sehingga bagian di atasnya cembung dan bagian bawahnya datar.
4) Batolit adalah magma yang menembus lapisari-lapisan dan membeku di tengah jalan.

0 Comments

Leave Your Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*