instagram

4 Faktor yang mempengaruhi erosi tanah

Erosi, yaitu proses pengikisan dan pengangkutan material hasil pelapukan, meliputi erosi air, angin (deflasi), dan gletser (glasial). Erosi oleh air yang mengalir dapat mengakibatkan tebing sungai semakin dalam, lembah semakin curam, pembentukan gua pada dinding air terjun, serta memperbesar badan sungai.

Erosi angin (deflasi) banyak terjadi di kawasan gurun. Bentukan permukaan bumi yang banyak terjadi akibat deflasi , antara lain batu jamur. Abrasi adalah proses pengikisan pantai oleh tenaga gelombang laut dan arus laut yang bersifat merusak. Abrasi biasanya disebut juga erosi pantai.

Adapun faktor-faktor yang memengaruhi tinggi rendahnya tingkat erosi yang terjadi di permukaan bumi, di antaranya sebagai berikut.

Curah Hujan

lntensitas hujan menunj ukkan banyaknya jum lah dan volume curah hujan persatuan waktu. Biasanya dinyatakan dalam mm/jam atau cm/jam.

Sifat-Sifat Tanah

Tanah dengan tekstur kasar, seperti pasir akan tahan terhadap erosi karena butir-butir yang besar (kasar) tersebut memerlukan lebih banyak tenaga untuk mengangkut . Tekstur halus, seperti liat akan tahan terhadap erosi karena daya rekat yang kuat sehingga gumpalannya sukar dihancurkan.

Loading...

Tekstur tanah yang paling peka terhadap erosi adalah debu dan pasir sanĀ­ gat halus. Oleh karena itu, semakin tinggi kandungan debu dalam tanah, tanah menjadi semakin peka terĀ­ hadap erosi. Kandungan bahan organik menentukan kepekaan tanah terhadap erosi karena bahan organik memengaruhi kemantapan struktur tanah.Tanah yang mantap akan tahan terhadap erosi.

Lereng

Erosi akan meningkat apabila lereng semakin curam atau semakin panjang. J ika lereng semakin curam, kecepatan aliran permukaan meningkat sehingga kekuatan mengangkut meningkat pula. Lereng yang semakin panjang menyebabkan volume air yang mengalir menjadi semakin besar.

Vegetasi

Erosi dipengaruhi oleh penutupan lahan (vegetasi). Daerah di permukaan bumi dengan vegetasi yang rimbun sedikitnya akan terhindar dari terj adinya erosi. Hutan menjadi ekosistem alam yang paling efektif dalam mencegah terjadinya bahaya erosi. Sekitar 70% dari suatu lahan di permukaan bumi harus tertutupi oleh vegetasi.

Manusia

Faktor lain yang dapat memicu terjadinya erosi, yaitu manusia sebagai makhluk yang berbudaya. Kepekaan tanah cerhadap erosi dapat diubah oleh manusia menjadi lebih baik atau buruk. Pernbuatan teras-teras pada tanah berlereng curam merupakan pengaruh baik manusia karena dapat mengurangi erosi.

Loading...
0 Comments

Leave Your Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*