5 Struktur Tubuh Protista

By | 29/03/2018

Protista merupakan suatu kelompok makhluk hidup yang memiliki dinding sel. Kebanyakan dari anggota Protista merupakan organisme hanya memiliki satu sel. Namun, ada pula yang juga multiseluler (memiliki banyak sel). Protista ini bisa disebut sebagai makhluk hidup yang pertama.

Ini juga sebagai makhluk hidup yang paling sederhana dibandingkan dengan yang lainnya. Sebagian besar protista memiliki alat tubuh tambahan yang menyerupai bulu. Dalam Protista juga terbagi menjadi 3 kelompok. Yaitu Protista mirip hewan, Protista mirip tumbuhan,  dan Protista mirip jamur.

Protista mirip hewan bisa melakukan reproduksi dengan dua cara. Yaitu dengan seksual dan aseksual. Protista dalam jenis ini juga bergerak sepergi hewan yang selayaknya.  Tidak hanya itu, ia juga mampu untuk berkembangbiak.

Tidak hanya Protista jenis itu, ada pula Protista mirip tumbuhan. Protista jenis ini yang uniseluler biasanya disebut dengan fitoplankton. Sedangkan Protista mirip tumbuhan yang multiseluler biasanya disebut dengan alga. Protista jenis ini disebut mirip tumbuhan karena memiliki kemampuan untuk melakukan fotosintesis sama seperti tumbuhan pada aslinya.

Fotosintesis merupakan proses untuk menghasilkan makanan yang akan digunakan untuk tumbuhan tersebut. Proses fotosintesis ini memerlukan bantuan matahari. Kemudian, yang ketiga adalah Protista jenis jamur. Mengapa Protista ini disebut mirip jamur karena dari ciri,  struktur tubuh, dan cara reproduksinya sangat mirip dengan jamur.

Loading...

Salah satu bagian dari jenis protista ini adalah Myxomycota. Jenis jamur ini merupakan salah satu jamur yang tidak bisa melakukan fotosintesis. Sehingga tidak dapat menghasilkan makanan sendiri yang dibutuhkan untuk dirinya. Secara keseluruhan, Protista memiliki struktur tubuh yang perlu diketahui.

Karena hampir semua jenis protista akan memiliki struktur tubuh sebagai berikut :

1. Membran Sel

Membran sel ini memiliki fungsi yang cukup penting yaitu melindungi dan menjadi bagian yang mengatur makanan dan gas.

2. Sitoplasma

3. Vokuola Makanan

Vokuola makanan dalam hal ini berfungsi sebagai pencernaan makanan.

4. Vokuola kontraktil

Vokuola kontraktil berfungsi untuk mengeluarkan sisa-sisa makanan.

5. Inti sel

Inti sel ini berfungsi sebagai aktivasi yang akan digunakan pada sel tersebut

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *