instagram

8 Ciri-ciri jamur (fungi)

Awal mula kemunculan sistem pengelompokan taksonomi, para ilmuan memasukkan jamur ke dalam kelompok tumbuhan. Namun seiring berkembangnya teknologi dan ilmu pengetahuan diketahui bahwa jamur dan tumbuhan memiliki perbedaan yang sangat signifikan. Oleh karena itu, Whittaker memasukkan jamur ke dalam kingdom tersendiri yaitu Fungi.

Jamur memiliki bentuk morfologi yang sangat beragam, dari yang berukuran sangat kecil hingga yang berukuran besar.Terdapat lebih dari seratus ribu spesies jamur di seluruh dunia. Untuk mempelajari lebih mendalam tentang jamur dapat mengkaji tentang ilmu Mikologi. Jamur dapat dikenali oleh lima karakteristik sebagai berikut:

  1. Sel-sel jamur mengandung inti dengan kromosom (seperti tumbuhan dan hewan, tetapi tidak seperti bakteri).
  2. Jamur tidak bisa berfotosintesis (mereka heterotrofik, seperti binatang)
  3. Jamur menyerap makanan mereka (mereka osmotrofik)
  4. Mereka sebagian besar mengembangkan tubuh sangat difus terdiri dari penyebaran jaringan sangat sempit, tubular, filamen bercabang disebut hifa. Filamen ini memancarkan enzim, dan menyerap makanan, di ujung tumbuhnya. Meskipun filamen ini sangat sempit, mereka secara kolektif sangat panjang, dan dapat mengeksplorasi dan mengeksploitasi substrat makanan yang sangat efisien.
  5. Mereka biasanya berkembang biak dengan cara spora, yang mengembang, dan dilepaskan oleh, berbagai struktur yang unik.jamur

Organisme yang memiliki lima fitur yang baru saja dijelaskan dapat ditemukan dalam dua dari tujuh Kingdoms hidup – mereka membentuk seluruh kingdom Eumycota atau jamur sejati, dengan dinding sel (dinding hifa) yang dibuat sebagian besar dari kitin (seperti eksoskeleton serangga); dan bagian dari kingdom Chromista, yang dinding sel terbuat dari selulosa (seperti tanaman), dan yang juga mencakup ganggang coklat dan kelps (semua Chromista ini, meskipun mereka mungkin terlihat sangat berbeda, memiliki sel berenang setara dengan dua flagella di satu tahap dalam hidup mereka).

Ciri-ciri jamur

Sekilas jamur memiliki bentuk dan sifat yang hampir serupa dengan tumbuhan, sehingga tidak jarang orang salah mengartikan tentang jamur. Namun sebagai seorang pelajar, kita harus dapat membedakan dengan baik antara jamur dan tumbuhan. Berikut beberapa ciri tentang jamur.

Eukariotik

Jamur merupakan organisme yang lebih maju dibandingkan dengan Monera. Hal tersebut ditunjukkan dengan adanya membran inti sel atau dengan sebutan organisme eukariotik.

Uniseluler dan multiseluler

Spesies jamur sangatlah banyak, ada yang tersusun atas satu sel yang disebut uniseluler dan adapula yang tersusun atas banyak sel yang disebut multiseluler. Jamur uniseluler sering disebut berbentuk khamir, sedangkan jamur multiseluler berbentuk kapang (mold) atau cendawan (mushroom).

Tidak berklorofil

Jamur tidak memiliki klorofil, sehingga memeroleh makanan dari makhluk hidup lainnya.

Heterotrof

Umumnya jamur bersifat saprofit, yaitu memperoleh makanan dari sisa organisme yang telah mati.

Hifa

Hanya terdapat pada jamur multiseluler dengan bentuk memanjang menyerupai benang-benang. Hifa terdiri dari bagian yang memiliki sekat dan yang tidak memiliki sekat.

Septa

Bagian hifa yang memiliki sekat antarsel.

Miselium

Bagian hifa yang bercabang-cabang dan saling berkumpul.

Miselium vegetatif

Bagian yang berfungsi untuk menyerap zat organik makanan.

Miselium generatif

Bagian yang berfungsi untuk alat reproduksi yang dapat menghasilkan spora.

Dilapisi zat kitin

Zat kitin melapisi dinding sel jamur.

1 Comment

Leave Your Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*