Apakah Penyebab dari Evaporasi dan Kondensasi

7
views

Salah satu alasan adanya badai karena penguapan atau evaporasi, proses di mana air mengalami perubahan dari cairan ke gas. Kondensasi menyebabkan uap air untuk kembali ke keadaan cair.

Memahami penyebab siklus air ini yang tidak pernah berakhir dapat membantu Anda belajar bagaimana proses alam mempengaruhi kehidupan sehari-hari Anda.

Ketika Air Ternyata menjadi uap

Atmosfer selalu mengandung beberapa tingkat uap air. Pertukaran panas dari sekitar 600 kalori terjadi ketika air berubah menjadi gas. Beberapa faktor, seperti suhu udara, kecepatan angin dan tekanan atmosfer, menentukan berapa banyak air menguap di suatu lokasi.

Danau, laut, sungai dan samudra membuat 90 persen dari uap air yang ada di atmosfer saat evaporasi dari tanaman menyumbang 10 persen sisanya. Penguapan juga bisa terjadi di dalam ruangan ketika panas di dalam sebuah gedung mengubah air menjadi uap.

Kembali uap menjadi cair

Kondensasi adalah bagian penting dari siklus air bumi karena awan membuat curah hujan dan kondensasi membantu menciptakan awan. Molekul dalam uap berada dalam keadaan yang lebih acak daripada mereka lakukan ketika air dalam bentuk cairan.

Ketika perubahan air dari uap ke cair, terjadi pelepasan transformasi panas ke atmosfer. Anda juga dapat menyaksikan kondensasi ketika kabut terbentuk sepanjang tanah ,ini air permukaan dan air tetesan muncul di gelas yang berisi cairan dingin.

Formasi awan

Awan adalah penting karena mereka membantu mengatur suhu bumi. Misalnya, mereka memantulkan radiasi matahari dan mereka membantu menjaga planet hangat dengan merefleksikan radiasi dari tanah kembali ke Bumi. Saat pola awan berubah, demikian juga suhu di seluruh dunia. Hanya karena Anda tidak melihat awan apapun, itu bukan berarti uap air tidak ada. Tetesan kecil masih ada, dan mereka dapat bergabung dengan debu dan partikel lainnya untuk akhirnya membentuk awan yang terlihat. Contrail merupakan jalan uap yang muncul di belakang pesawat jet, diberi nama demikian karena kondensasi menyebabkan mereka. Contrail terjadi ketika uap air di knalpot pesawat mengembun di ketinggian.

Fakta tambahan

Energi panas menyebabkan evaporasi dengan memecah ikatan molekul yang membuat molekul air dalam keadaan cair. Meskipun bervariasi berdasarkan lokasi, jumlah hujan yang jatuh adalah sama dengan jumlah air yang menguap di planet ini. Penguapan terjadi lebih banyak di atas laut daripada di atas tanah. Namun, sebagian besar air yang menguap dari laut kembali ke laut sebagai curah hujan, dan hanya sekitar 10 persen dari air yang membuat jalan ke tanah sebagai hujan.

Advertisement

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here