Bagaimana Kehidupan Ekonomi Pada Dinasti Syailendra?

By | 14/05/2018

Dalam Kerajaan Mataram Kuno diketahui bahwa kerajaan ini mengalami perpecahan hingga terbentuk beberapa dinasti yang memiliki kekuasaan masing-masing. Salah satu diantaranya ialah Dinasti Syailendra yang juga memiliki kehidupan dan pengaturannya sendiri.

Salah satunya ialah dalam kehidupan ekonomi dinasti Syailendra yang juga perlu untuk Anda ketahui. Seperti yang telah disampaikan bahwa kerajaan Mataram Kuno terbagi dalam beberapa dinasti salah satunya adalah dinasti Syailendra.

Hal ini terbukti dari sebuah prasasti yang menceritakan tentang keberadaan dinasti Syeilendra pada prasasti Sojomerto yang tidak berangka tahun. Dimana prasasti tersebut menceritakan tentang Dapunta hyang Syailendara.

Kehidupan Ekonomi Dinasti Syailendra

Dinasti Syailendra ini sempat mengalami masa pemerintahan yang kuat degan dipimpin oleh beberapa raja dalam beberapa masa. Hal ini tentu saja memberikan berbagai pengaruh dalam aspek kehidupan salah satunya ialah dalam kehidupan ekonomi masyarakat dinasti Syailendra.

Dalam prasasti Wonogiri tahun 903 Masehi menceritakan bagaimana kehidupan perekonomian kerajaan Mataram Kuno secara umum. Dimana pada masa itu sarana yang terjamin terutama dalam bidang pengangkutan atau transportasi yang berkualitas membuat pengembangan perekonomian begitu luas dan bahkan mampu membuka kesempatan untuk melakukan hubungan perdagangan dengan dunia luar.

Sehingga berbagai usaha dilakukan agar mampu mengembangkan sektor perekonomian sehingga mampu memakmurkan masyarakatnya. Maka bisa dipastikan bahwa pada masa itu masyarakat mampu memiliki kehidupan ekonomi yang begitu baik dan terjamin karena sektor perdagangan yang berjalan dengan lancar apalagi dengan bantuan dan usaha dari para rajanya yang mau untuk ikut andil dalam meningkatkan kemakmuran masyarakatnya.

Loading...

Pada dinasti Syailendra sendiri diketahui bahwa masyarakatnya secara umum memiliki mata pencaharian diantaranya ialah berdagang, bertani, dan juga sebagai pengrajin. Pada masa dinasti Syailendra juga diketahui bahwa masyarakat telah mengenal dan menerapkan sistem pajak kepada masyarakat Mataram.

Hal ini tertulis dalam Prasasi Karang Tengah. Dimana pada masa itu Rakaryan Pararpa Pu Palar mendirikan sebuah bangunan dan juga memberikan tanah perdikan sebagai sebuah tanda dan juga simbol yang diberikan kepada masyarakat dinasti Syailendra yang patuh dan gemar membayarkan pajak yang telah ditetapkan oleh kerajaan.

Loading...

Artikel terkait lainnya