instagram

Bentuk dan Struktur sel protozoa

Taksonomi kingdom Protista adalah kumpulan organisme bersel tunggal yang tidak masuk ke dalam kategori lain. Protista adalah kelompok organisme yang terdiri dari protozoa, alga uniseluler, dan jamur lendir. Protozoa adalah kelompok tertua makhluk hidup heterotrofik yang mengkonsumsi dan mengubah partikel makanan yang kompleks menjadi energi. Meskipun protozoa hanya terdiri dari satu sel, organisme ini berhasil melakukan semua tugas-tugas dasar kehidupan.

Protozoa dibagi menjadi empat kelompok utama: ciliata, yang flagelata, yang heliozoa, dan amuba. Struktur dalam kelompok ini cukup beragam, namun hampir semua spesies mempertahankan karakter dasar yang membantu untuk mengidentifikasi mereka sebagai siliata. Karakter pertama adalah adanya silia pada setidaknya satu tahap perkembangan organisme.

Pengantar

Semua lima kelompok protozoa mencakup beberapa spesies sesil tetapi kebanyakan sebagai perenang. Siliata menggunakan banyak silia kecil mereka, mengendalikan gelombang, untuk mendorong diri mereka mengarungi air.

Flagelata memiliki flagella posterior tunggal yang mendorong mereka maju dalam banyak cara yang sama sebagai motor kapal yang menggunakan baling-baling nya. Alat gerak smuba oleh sitoplasma dengan menggeser dalam tubuh mereka untuk membuat pseudopodia yang perlahan-lahan menarik organisme bersama. Semua protozoa memiliki bahan kimia atau indera sentuhan untuk mendeteksi anggota lain spesies mereka sendiri untuk reproduksi seksual, tapi banyak bahan kimia ini belum dipelajari secara rinci.

Struktur sensorik telah diidentifikasi pada siliata. Kineties (ditemukan di bawah permukaan membran sel di dasar masing-masing silia), yang disimpan dalam formasi mirip sikat pada mulut, yang digunakan untuk mengenali mangsa.

Struktur Sel protozoa

Pada umumnya struktur protozoa yaitu membrane sel, sitoplasma, vakuola makanan, vakuola kontraktil (vakuola berdenyut), dan inti sel. Membran sel berfungsi sebagai pelindung serta pengatur pertukaran makanan dan gas. Vakuola makanan berfungsi mencerna makanan.

Vakuola makanan terbentuk dari proses makan sel atau sel dengan cara ‘menelan’ oleh setiap bagian membrane sel atau melalui mulut sel. Zat-zat makanan hasil cernaan dalam vakuola makanan masuk ke dalam sitoplasma secara difusi. Sedangkan sisa makanan dikeluarkan dari vakuola ke luar sel melalui membrane plasma.

Vakuola kontraktil berfungsi untuk mengeluarkan sisa makanan berbentuk cair ke luar sel melalui membrane sel serta mengatur kadar air dalam sel. Vakuola kontraktil merupakan vakuola yang selalu mengembang dan mengempis. Sedangkan inti sel berfugsi sebagai mengatur aktivitas sel

Sel Protozoa yang khas terbungkus oleh membran sitoplasma. Banyak yang dilengkapi dengan lapisan luar sitoplasma, yaitu ektoplasma, yang dapat dibedakan dari sitoplasma bagian dalam yaitu endoplasma. Kebanyakan struktur seluler terdapat di dalam endoplasma.

Setiap sel protozoa setidaknya mempunyai satu nukleus. Akan tetapi banyak protozoa mempunyai nukleus bahu rangkap atau multiple nuclei disebagian besar siklus hidupnya. Pada siliata terdapat satu makro nukleus besar dan satu nakleus kecil. Makro nukleus mengawasi kegiatan metabolisme dan proses pertumbuhan serta proses regenerasi, sedangkan mikronukleus mengendalikan kegiatan reproduksi.

Pelikel adalah lapisan yang meliputi membran sitoplasma sel. Pada beberapa spesies amoeba, pelikel ini merupakan lapisan yang tipis dan tidak kompak. Pelikel siliata memiliki lapisan yang tebal dan kadang kala mempunyai lekukan-lekukan dan struktur yang beragam. Banyak protozoa membentuk struktur kerangka yang memberikan kekakuan kepada sel-selnya. Lapisan penutup yang longgar ini yang ada disebelah luar pelikel dinamakan cangkang atau cangkerang (shell). Cangkang ini terdiri dari bahan organik yang diperkuat dengan zat-zat anorganik seperti kalsium karbonat atau silikat. Adanya pelikel adalah sebagai penggantidinding sel yang berfungsi sebagai penutup merupakan salah satu ciri pembeda yang utama dalam kelompok protista.

Bentuk Sel Protozoa

Sebagian besar Protozoa uniseluler memiliki ukuran tubuh antara 2μm-2.000μm, mudah dilihat di bawah mikroskop. Mereka bergerak di sekitar dengan cambuk seperti ekor disebut flagela. Mereka sebelumnya jatuh di bawah keluarga Protista. Lebih dari 30.000 jenis telah ditemukan.
Tubuh protozoa amat sederhana, yaitu terdiri dari satu sel tunggal (unisel). Namun demikian, Protozoa merupakan system yang serba bisa. Semua tugas tubuh dapat dilakukan oleh satu sel saja tanpa mengalami tumpang tindih. Ukuaran tubuhnya antaran 3-1000 mikron. Bentuk tubuh macam-macam ada yang seperti bola, bulat memanjang (seperti sandal),fligel atau bersilia, bahkan ada yang bentuknya tidak menentu serta adapula yang polimorfik (mempunyai berbagai bentuk morfologi pada tingkat-tingkat yang berbeda pada daur hidupnya) Juga ada memiliki fligel atau bersilia.

0 Comments

Leave Your Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*