instagram

Ciri-ciri komet, meteor dan asteroid

Tata surya berisi beragam benda selain planet yang umum kita kenal. Benda-benda ini berkisar dalam ukuran, komposisi dan perilaku. Benda-benda ini juga bisa bertabrakan dengan Bumi, dengan konsekuensi yang berbeda.

Benda terkecil menghasilkan bintang jatuh, sedangkan yang terbesar bisa menyebabkan kerusakan dahsyat. Benda kosmik ini dikenal sebagai meteor, komet dan asteroid.

Komet

Komet seperti bola salju kotor, terdiri dari batu, debu dan gas beku. Saat mereka mendekati panas matahari, es di permukaannya mulai meleleh. Ini membentuk awan gas yang memanjang oleh angin matahari untuk membentuk ekornya yang terkenal. Komet dengan periode pendek adalah sisa-sisa dari pembentukan tata surya sekitar 4,6 miliar tahun yang lalu. Mereka berasal dari sabuk benda-benda dingin di luar Neptunus, di mana mereka memasuki orbit yang lebih dekat ke matahari. Orbit matahari mereka biasanya kurang dari 200 tahun dan dapat diprediksi. Komet dengan periode panjang mungkin berasal dari wilayah yang dikenal sebagai Oort Cloud, yang terletak 100.000 kali lebih jauh dari matahari daripada di Bumi. Orbit mereka bisa memakan waktu selama 30 juta tahun.

Meteor

Meteor, yang juga dikenal sebagai bintang jatuh, adalah potongan kecil batuan dan puing yang telah memasuki atmosfer bumi. Mereka menyerang atmosfer dengan kecepatan tinggi, di mana gesekan menyebabkannya terbakar. Sebagian besar meteor berukuran sebesar kacang polong atau lebih kecil dan benar-benar terbakar sebelum mencapai permukaan. Kadang-kadang, meteor yang lebih besar menyerang permukaan, dan badannya disebut meteorit. Menurut NASA, ilmuwan memperkirakan bahwa antara 1.000 sampai 10.000 ton material meteorit memasuki atmosfer setiap hari.

Asteroid

Asteroid, kadang-kadang disebut sebagai planet minor, adalah massa berbatu besar tanpa atmosfer yang mengorbit matahari namun terlalu kecil untuk disebut planet. Mungkin ada jutaan asteroid di sabuk asteroid utama antara Mars dan Jupiter. Sisa dari pembentukan tata surya, mereka terbentuk dari kombinasi lempung, batu, nikel dan besi yang berbeda. Ukurannya berkisar dari diameter kurang dari setengah mil sampai hampir 600 mil. Lebih dari 150 memiliki bulan kecil. Gravitasi Jupiter, kadang-kadang gravitasi Mars, dan interaksi dengan benda-benda lain dapat menjatuhkannya dari sabuk, yang berpotensi menempatkannya memasuki jalur Bumi.

Loading...

Interaksi dengan Bumi

Dampak komet telah dijelaskan oleh beberapa orang sebagai sumber air planet dan bahan penyusun kehidupan. Meteor terbesar yang pernah ditemukan di Afrika barat daya, beratnya hampir 120.000 lbs. Sekitar 65 juta tahun yang lalu, sebuah asteroid menghasilkan kawah berdiameter 100 mil di Semenanjung Yucatan, dan telah dikaitkan oleh banyak ilmuwan dengan kepunahan dinosaurus. Di A.S., Chesapeake Bay adalah situs kawah sepanjang 56 mil yang dibuat oleh sebuah asteroid sekitar 36 juta tahun yang lalu. Menurut NASA, saat ini terdapat 1.238 akustik asteroid yang berpotensi berbahaya (PHAs), yang asteroid lebih besar dari 500 kaki yang akan melewati 4,6 juta mil di Bumi.

Loading...
0 Comments

Leave Your Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*