Contoh Larutan Elektrolit dalam Kehidupan

By | 06/02/2017

Di dalam kehidupan manusia penggunaan larutan elektrolit itu mungkin sudah dialami oleh hampir setiap individu, karena hampir setiap orang pernah merasakan minuman isotonik. Cairan isotonik tersebut merupakan satu diantara beberapa contoh larutan elektrolit dalam kehidupan sehari-hari. Untuk lebih mengetahui apa saja contoh dari larutan elektrolit langsung saja simak paparan berikut ini!

Cairan Isotonik dalam Tubuh

Cairan isotonik bisa berfungsi untuk mengganti cairan tubuh yang berkurang akibat aktivitas dan faktor lainnya. Karena cairan isotonik mempunyai komposisi yang mirip seperti cairan tubuh. Elektrolit bersama komposisi yang dimilikinya disusun bersama tekanan osmotik, seperti tekanan d–arah di dalam tubuh. Disebabkan tekanannya tidak berbeda maka cairan isotonik lebih gampang diserap tubuh. Elektrolit merupakan sebuah zat yang pada saat dilarutkan di air akan menciptakan cairan yang bisa mengalirkan arus listrik. Struktur elektrolit yang terkandung pada tubuh manusia diantaranya, Na+, Ca2+, Cl-, K+, dan fosfat.

Tubuh diusahakan bisa menjaga konsentrasi seluruh elektrolit yang pas di dalam cairan tubuh, dengan demikian akan menghasilkan keseimbangan cairan dengan elektrolit. Partikel air berkarakter polar serta bisa menyerap elektrolit. Meskipun partikel air nol muatannya, bagian oksigen dari air tersebut sedikit memiliki muatan negatif, sementara bagian hidrogen yang dimiliki air sedikit memiliki muatan positif. Maka dari itu, pada sebuah larutan elektrolit, ion positif ataupun ion negatif menyerap partikel air di sekelilingnya.

Air akan melakukan gerakan ke arah larutan eletrolit yang memiliki konsentrasi lebih tinggi melewati jaringan semipermiabel yakni yang memiliki karakter permiabel bagi air, namun tak permeabel bagi elektrolit. Daya yang menekan air untuk melakukan gerak disebut tekanan osmotik.

NaCl adalah contoh dari ikatan ion yang digunakan sebagai salah satu bahan minuman isotonik. Ikatan ion merupakan sejenis interaksi elektrostatik antara dua atom yang memiliki perbedaan elektronegativitas yang besar. Elektronegativitas yang lebih besar dari 2,0 bisanya disebut ikatan ion. Ikatan ion menghasilkan ion-ion positif dan negatif yang berpisah. Muatan-muatan ion ini umumnya berkisar antara -3 e sampai dengan +3 e4

Loading...

Minuman isotonik yang dijual dipasaran memiliki komposisi yang hampir sama dengan cairan tubuh. Kandungan yang terdapat di dalamnya: karbohidrat, protein, mineral (K, Na, Ca, Mg, Fe, Cu, P, S) dan vitamin (vitamin C & vitamin B kompleks). Selain itu minuman isotonik juga memiliki kandungan elektrolit (Na+, K+, Ca2+, Mg2+, Cl-), dan gula cukup rendah hanya 6% – 7% per 100 mL-nya (rata-rata kurang lebih 26 kkal/100mL. Kebutuhan orang dewasa kurang lebih 2.100 kkal/hari). Sebuah minuman dikatakan isotonik jika memiliki Osmolaritas sekitar 250 mOsm/L – 340 mOsm/L. Gula di dalam minuman isotonik dibutuhkan untuk membantu mempercepat penyerapan elektrolit. Kandungan elektrolit dalam minuman isotonik ini hanya 2 persen saja. Sedangkan sisanya, 98% adalah air.

Dibawah ini adalah komposisi dari salah satu produk minuman isotonik :

Minuman isotonik mengandung beberapa mineral dan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh seperti Na, Cl, Mg, K, vitamin c dan vitamin B kompleks. Ion – ion mineral yang terdapat dalam cairan isotonik memiliki berbagai manfaat bagi tubuh. Saat berkeringat, tubuh kita mengeluarkan sejumlah mineral penting yang dibutuhkan tubuh, seperti natrium (Na) dan klorida (CI) melalui pori-pori kulit. Minuman isotonik bisa menggantikan mineral-mineral tadi dengan cepat. Membantu kelancaran fungsi cairan tubuh, agar cairan tubuh tetap optimal. Dapat diserap lebih cepat oleh tubuh, sehingga lebih cepat mengembalikan kehilangan cairan tubuh, menjaga kelembapan kulit. Mudah diserap tubuh bila dibandingkan dengan air. Apalagi ketika tubuh mengalami dehidrasi, maka kita membutuhkan minuman isotonik yang mempunyai tekanan yang sama dengan sel tubuh.

Cairan isotonik umumnya digunakan untuk membuat larutan infus atau obat suntik. Bagi ibu hamil yang sering merasakan keram kaki dapat dikurangi dengan mengkonsumsi minuman ini, selain itu minuman isotonik efektif untuk penderita diare dan demam berd–arah. Namun, sebenarnya minuman ini hanya membantu proses pemulihan. Ini terjadi karena bila pasien penderita demam berd–arah dan tifus rutin mengonsumsi minuman isotonik, maka cairan tubuh yang hilang akan tergantikan dengan cepat. Minuman isotonik juga berfungsi sebagai oralit bagi yang menderita diare karena fungsinya hampir sama dengan oralit. Cairan isotonik ini ternyata dapat mengatasi sariawan dan tenggorokan kering.

Saat ini masyarakat hanya mengetahui minuman isotonik buatan yang dijual di pasar, sebenarnya di alam terdapat minuman isotonik alami yaitu kelapa. Air kelapa mengandung elektrolit dan mineral – mineral yang dibutuhkan oleh tubuh dan bersifat isotonik. Sehingga air kelapa dapat mengantikan cairan tubuh yang hilang.

AKI

Akumulator (accu, aki) adalah sebuah alat yang dapat menyimpan energi (umumnya energi listrik) dalam bentuk energi kimia. Contoh-contoh akumulator adalah baterai dan kapasitor. Pada umumnya di Indonesia, kata akumulator (sebagai aki atau accu) hanya dimengerti sebagai “baterai” mobil. Sedangkan di bahasa Inggris, kata akumulator dapat mengacu kepada baterai, kapasitor, kompulsator, dll. Contoh Larutan Elektrolit

Akumulator (aki): Akumulator termasuk ke dalam jenis sel sekunder, artinya sel ini dapat dimuati ulang ketika muatannya habis. Ini karena reaksi kimia dalam sel dapat dibalikkan arahnya. Jadi sewaktu sel dimuati, energi listrik diubah menjadi energi kimia, dan sewaktu sel bekerja, energi kimia diubah menjadi energi listrik. Jenis aki yang umum digunakan adalah accumulator timbal. Secara fisik aki ini terdiri dari dua kumpulan pelat yang yang dimasukkan pada larutan asam sulfat encer (H2S04). Larutan elektrolit itu ditempatkan pada wadah atau bejana aki yang terbuat dari bahan ebonit atau gelas. Kedua belah pelat terbuat dari timbal (Pb), dan ketika pertama kali dimuati maka akan terbentuk lapisan timbal dioksida (Pb02) pada pelat positif. Letak pelat positif dan negatif sangat berdekatan tetapi dibuat untuk tidak saling menyentuh dengan adanya lapisan pemisah yang berfungsi sebagai isolator (bahan penyekat). Proses kimia yang terjadi pada aki dapat dibagi menjadi dua bagian penting, yaitu selama digunakan dan dimuati kembali atau ‘disetrum’.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *