instagram

Faktor Kemiskinan menjadi penyabab ketimpangan sosial

Berikut ini alasan kenapa kemiskiman menjadi faktor yang mempengaruhi kepentingan sosial
Penyebab utama terjadinya ketimpangan sosial adalah kemiskinan.kemiskinan hampir dialami oleh masyarakat karena yang menganggap bahwa kemiskinan adalah suatu takdir.inti kemiskinan terletak pada kondisi yang disebut perangkap kemiskinan.

Pandangan tentang kemiskinan

Pandangan masyarakat tentang kemiskinan yaitu bahwa kemiskinan disebabkan karena malas,tidak kreatif,dan tidak punya etos kerja selain itu kemiskinan disepakati sebagai masalah yang bersifat sosial ekonomi tetapi penyebab dan cara mengatasinya terkait dengam idiologi yang melandasinya untuk memahaminya idiologi tersebut ada tiga pandangan pemikiran yaitu konservatisme, liberalisme, radikalisme.

Ada salah satu ahli yang mengemukakan empat pandangan tentang kemisikinan yaitu
(a) pertama, kemiskinan dilihat sebagai akibat dari kegagalan personal dan sikap tertentu
(b) kedua, kemiskinan dipandang sebagai akibat dari sub tertentu yang runkan dari generasi ke generasi
(c) ketiga, kemiskinan dipandang sebagai akibat kesempatan
(d) keempat, kemiskinan merupakan ciri stuktural dari kapatalisme bahwa dalam masyarakat kapitalis segelintir orang jadi miskin karena yang lain menjadi kaya.

Masing-Masing pandangan tersebut bukan hanya berbeda dalam konsep kemiskinan,melainkan juga dalam implikasi kebijakan untuj menanggulanginya program program yang dirancang pemerintah untuk mengubah sikap mental simiskin pemerintah juaga diliaht sebagai pihak yang justru merancang timbulnya kemiskinan.

Aliran liberalisme yang melihat simiskin sebagai pihak yang mengalami kekurangan kesempatan memperoleh pendidikan, pelatihan, pekerjaan dan perumahan yang layak.Bantuan program pemerintah dipandang sangat bermanfaat dan perlu direalisasikan, pandangan redakalisme melihat bahwa kemiskinan disebabkan stuktur kelembagaan seperti ekonomi dan politiknya,
Menurut flanagan ada duadua pandangan yang berbeda tentang kemiskinan yaitu kultaris dan skultaris, kultaris cenderung menyalahkan kaum miskin meskipun kesempatan ada mereka gagal memanfaatkannya karena terjebak dalam budaya kemiskinan.

Adapun skultaris beranggapan bahwa sumber kemiskinan ini terdapat pada diri orang miskin tetapi sebagai akibat dari perubahan priodik dalam bidang sosial dan ekonomi seperti kehilangan pekerjaan, rendahnya tingkat upah dan diskriminasi implikasi dari pandangan ini juga berbeda tehadap konsep kultaris perlu dilakukan aspek kulturql misalnya pengubahan kebebasan hidup.

Hal ini akan sulit memakan waktu lama serta biaya yang tidak sedikit terhadap konsep stukturalis pelu dilakukaan pengubahan stuktur kelembagaan seperti kelembagaan ekonomi, sosial, dan kelembagaan yang terkait.

0 Comments

Leave Your Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*

loading...