instagram

Fungsi Meristem apikal, interkalar dan lateral

Jaringan tanaman dibagi menjadi jaringan pertumbuhan (embrio), jaringan pendukung, pengisi dan jaringan fotosintesis (jaringan dasar), jaringan angkut (vaskular) dan jaringan penutup (dermal). Jaringan embrio seperti, meristem primer dan meristem sekunder. Jaringan pendukung: koenkim; sklerenkim. Jaringan pengisi dan fotosintesis seperti parenkim fotosintetik; parenkim penyimpanan.

Jaringan angkut: xilem dan floem. Jaringan penutup adalah epidermis; periderm. Jaringan pertumbuhan tanaman adalah meristem. Meristem adalah jaringan yang menghasilkan pertumbuhan tanaman, dan merupakan asal dari semua jaringan lain. Mereka terbentuk dari sel-sel yang terdiferensiasi dengan tingkat pembelahan sel yang intens. Meristem diklasifikasikan sebagai meristem primer dan meristem sekunder.

Meristem primer ditemukan di puncak batang, di tunas lateral batang, di dasar dan ujung tunas dan dalam tudung akar. Meristem primer berfungsi untuk pertumbuhan primer (perpanjangan) dari tanaman. Meristem sekunder membuat tanaman bertambah ketebalan (pertumbuhan sekunder) dan dibentuk oleh jaringan batang yang menebal yaitu kambium dan phellogen (gabus kambium). Berdasarkan letaknya, jaringan meristem dibagi menjadi 3, yaitu meristem apikal, meristem interkalar, dan meristem lateral.

1) Meristem apikal

Berdasarkan asalnya merupakan meristem primer, jaringan meristem ini terletak pada ujung akar dan ujung batang. Fungsi meristem apikal adalah melakukan pertumbuhan primer, yaitu pertambahan panjang batang, akar, dan batang. Pada ujung batang meristem ini terbagi menjadi 3 zona atau daerah, yaitu daerah pembelahan (cleveage), daerah pemanjangan (elongasi). dan daerah pendewasaan (deferensiasi atau maturasi).

Pada ujung akar, daerah meristemnya terbagi menjadi 4 zona/daerah, yaitu daerah tudungakar (kaliptra), daerah pembetahan (cleveage), daerah pemanjangan (elongasi), dan daerah pendewasaan (deferensiasai atau maturasi). Daerah pembelahan dan pemanjangan disebut promeristem dan daerah deferensiasi disebut daerah meristem.

Daerah meristem akan terbagi menjadi 3 jaringan meristem, yaitu protoderma, prokambium dan meristem dasar. Protoderma selanjutnya akan terspesialisasi menjadi epidermis, prokambium akan terspesialisasi menjadi jaringan berkas pengangkut yang berupa floem primer dan xilem primer serta kambium. Sedangkan meristem dasar akan terdeferensiasi menjadi parenkim (jaringan dasar).

Parenkim selanjutnya dapat terspesialisasi menjadi korteks, empulur, sklerenkim, maupun kolenkim. Parenkim dapat menjadi meristem kembali dan akan membentuk meristem sekunder. Pada bagian paling depan meristem akar terdapat tudung akar (caliptra/colummella root cap) yang dibentuk oleh kaliptrogen. Kaliptra tersusun atas sel-sel parenkim yang tipis, berbentuk kubus, kaya akan protoplasma dan sedikit sekali vakuola. Fungsi kaliptra adalah melindungi titik tumbuh akar dan sebagai penentu arah pertumbuhan akar sesuai dengan pengaruh gaya gravitasi bumi. Selain itu, kaliptra akan mensekresikan senyawa polisakarida yang dapat melunakkan tanah sehingga ujung akar dapat menembus tanah.

2) Meristem interkalar

Jaringan meristem yang terletak di bagian pangkal tiap buku pada tumbuhan yang berbuku-buku (rumput-rumputan). Pangkal ruas yang mengandung meristem ini, berwarna lebih muda dibanding dengan bagian tengah maupun ujung ruas batang. Meristem ini, berfungsi untuk menambah pertambahan panjang dan diameter ruas batang.jaringan tumbuhan

3) Meristem lateral

Jaringan meristem yang terletak sejajar dengan permukaan organ tumbuhan tersebut. Misalnya kambium dan kambium gabus (felogen). Kambium termasuk meristem sekunder karena berasal dari parenkim yang bersifat meristem kembali. Fungsi jaringan meristem ini adalah melakukan pertumbuhan sekunder, yaitu pertambahan diameter batang. Diameter batang dapat bertambah besar dikarenakan adannya pembelahan kambium ke arah dalam dan ke arah luar. Kambium intravaskuler membelah ke arah dalam membentuk xilem sekunder dan ke arah luar membentuk floem sekunder. Kambium intervaskuler membelah ke arah luar membentuk unsur kulit dan membelah kearah dalam membentuk unsur kayu. Hasil pembelahan kambium akan membentuk lingkaran konsentris yang disebut lingkaran tahun. Lingkaran tahun terbangun dari aktivitas pembelahan sepanjang tahun dan ketebalannya dipengaruhi oleh musim.

0 Comments

Leave Your Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*