instagram

Fungsi Retikulum endoplasma

Retikulum endoplasma (ER) dalam biologi adalah sistem membran kontinu yang membentuk serangkaian kantung rata dalam sitoplasma sel eukariotik dan melayani beberapa fungsi, menjadi penting terutama dalam sintesis, pelipatan, modifikasi, dan transportasi protein. Semua sel eukariotik mengandung retikulum endoplasma (RE). Pada sel-sel hewan, RE biasanya merupakan lebih dari setengah isi membran sel. Perbedaan karakteristik fisik dan fungsional tertentu membedakan kedua jenis RE, yang dikenal sebagai RE kasar dan RE halus.

Retikulum endoplasma (RE) merupakan membran berbentuk labirin dengan selubung inti sel. Retikulum endoplasma meliputi lebih dari separuh total membran di dalam sel. Retikulum endoplasma tersusun dari jaring-jaring tubula dan gelembung membran sisterna (Latin, cisterna = kotak). Retikulum endoplasma dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:

a. Retikulum endoplasma halus (tidak bergranula), jika permukaannya tidak di tempeli oleh ribosom. RE halus berperan dalam proses sintesis lipid (fosfolipid dan sterol), metabolisme karbohidrat, dan menetralisir racun. Di dalam sel ovarium, testis, hati dan otot, banyak mengandung RE halus.

b. Retikulum endoplasma kasar (bergranula), jika permukaannya ditempeli ribosom. RE kasar berperan membentuk fosfolipid membrannya sendiri dan sintesis protein sekretori (misalnya glikoprotein dan hormon insulin di dalam sel pankreas).

Protein sekretori yang keluar dari RE, dibungkus oleh membran vesikula. Vesikula tersebut kemudian berpindah ke bagian sel lainnya (misalnya badan golgi) dan disebut vesikula transpor.

Fungsi Retikulum Endoplasma

Jaring-jaring endoplasma adalah jaringan keping kecil-kecil yang tersebar bebas di antara selaput selaput di seluruh sitoplasma dan membentuk saluran pengangkut bahan. Jaring-jaring ini biasanya berhubungan dengan ribosom (titik-titik merah) yang terdiri dari protein dan asam nukleat, atau RNA.

Partikel-partikel tadi mensintesis protein serta menerima perintah melalui RNA tersebut (Time Life, 1984).

Jadi fungsi RE adalah mendukung sintesis protein dan menyalurkan bahan genetic antara inti sel dengan sitoplasma dan berfungsi sebagai alat transportasi zat-zat di dalam sel itu sendiri. Fungsi lainnya yaitu:

  1. Menjadi tempat penyimpan Calcium, bila sel berkontraksi maka calcium akan dikeluarkan dari RE dan menuju ke sitosol
  2. Memodifikasi protein yang disintesis oleh ribosom untuk disalurkan ke kompleks golgi dan akhirnya dikeluarkan dari sel. (RE kasar)
  3. Mensintesis lemak dan kolesterol, ini terjadi di hati (RE kasar dan RE halus)
  4. Menetralkan racun (detoksifikasi) misalnya RE yang ada di dalam sel-sel hati.
  5. Transportasi molekul-molekul dan bagian sel yang satu ke bagian sel yang lain (RE kasar dan RE halus)

0 Comments

Leave Your Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*