Hubungan Letak Indonesia Dengan Perubahan Musim

By | 26/04/2018

Secara geografis Negara Indonesia terletak diantara dua benua, yaitu benua Australia dan benua Asia.  Juga terletak diantara dua samudra, yaitu Samudra Hindia dan samudra Pasifik. Sedangkan secara astronomis, Negara Indonesia terletak di di 6 derajat LU- 11 derajat LS, dan 95 derata BT-14 derajat BT.

Ada banyak sekali keuntungan yang bisa didapat dari letak Indonesia secara geografis dan astronomis. Manfaat yang bisa didapat antara lain :

Indonesia memiliki dua musim, yaitu musim panas dan musim hujan.

Karena letak Indonesia secara astronomis dan geografis tersebut, membuat Indonesia memiliki iklim tropis. Indonesia memiliki curah hujan yang lebih tinggi dibanding dengan Negara lainnya, selain itu Indonesia juga mendapatkan sinar matahari secara langsung setiap tahun.

Anda juga bisa menjumpai banyak sekali hutan tropis luas dan lebat yang tersebar diberbagai  wilayah Indonesia. Musim yang terjadi di Indonesia disebabkan oleh gerak semu matahari, dan gerak semu ini disebabkan oleh rotasi bumi dalam berevolusi atau mengelilingi matahari.

Indonesia memiliki 3 waktu

Bahkan di Indonesia juga terdiri dari 3 waktu, antara lain WIB atau waktu Indonesia barat, WITA waktu Indonesia tengah, dan WIT atau waktu Indonesia timur. Pada bulan Maret posisi matahari akan berada di atas garis katulistiwa.

Dan pada bulan Juni matahari akan condong kearah utara, matahari akan berada diatas garis katulistiwa pada bulan September, dan pada bulan Desember matahari akan berada di selatan garis katulistiwa. Karena kondisi tersebut maka mempengaruhi tekanan udara dan kelembapan Indonesia.

Loading...

Jika matahari berada di utara garis katulistiwa maka akan mengalami musim kemarau, karena angin akan berembus dari daerah bertekanan tinggi yaitu Australia  kedaerah yang bertekanan rendah seperti Asia. Dan sebaliknya jika matahari condong ke arah selatan maka di Autralia sedang terjadi musim panas.

Sehingga angin yang berembus dari dari Asia atau daerah tekanan maksimum ke daerah Australia yang bertekanan minimum yang menimbulkan angin monsoon barat dan memiliki kandungan air yang cukup besar sehingga membuat Negara Indonesia memiliki musim hujan.

Loading...

Artikel terkait lainnya