instagram

Hukum kekekalan dalam gerak dan momentum

Dalam fisika, sifat-sifat gerakan linear dari suatu benda akan kekal jika mereka tidak mengubahnya sendiri. Jika pengaruh luar bertindak pada benda, Anda dapat menjelaskan semua perubahan dengan cara dan sejauh mana gangguan bertindak dari luar. Bersama-sama, hukum kekekalan momentum dan tiga hukum gerak Newton menggambarkan aspek yang berbeda dari kekekalan dalam gerak linear.

Hukum Pertama Newton menyatakan bahwa benda fisik dalam gerakan linear akan mempertahankan kecepatan yang sama kecuali gaya luar bertindak di atasnya. Demikian juga, benda yang dalam keadaan stasioner akan masih tetap diam sampai gaya luar mengubah gerak benda. Sebagai contoh, sebuah batu angkasa bergerak dalam garis lurus dengan kecepatan 10.000 mil per jam. Ini akan terus bergerak dengan dalam keadaan tanpa batas waktu sampai menumbuk beberapa benda lain, atau bertemu dengan gravitasi dari bintang atau planet.

Hukum II Newton

Dalam hukum kedua, Newton mengkuantifikasi secara persis berapa banyak gaya yang dibutuhkan untuk mempercepat benda: gaya sama dengan massa dikalikan dengan percepatan, atau F = M * A. Sebagai contoh, probe yang bergerak melintasi ruang angkasa dengan kecepatan 10.000 mil per jam dengan bantuan roket untuk bergerak naik. Tanpa roket, probe akan bergerak dalam garis lurus dengan kecepatan yang sama selamanya, tetapi kekuatan roket ‘membuatnya mendapatkan tambahan kecepatan. Jumlah tambahan kecepatan tergantung pada massa probe dan kekuatan roket. Setelah roket dimatikan, probe dapat tetap pada kecepatan baru tanpa batas waktu kecuali gaya lain bertindak di atasnya. Kecepatan asli akan kekal meskipun tambahan tenaga dari roket dihilangkan.

Hukum Ketiga Newton

Hukum ketiga Newton menyatakan bahwa setiap gaya memiliki reaksi yang sama dan berlawanan. Ini berarti bahwa gaya yang bekerja untuk mendorong benda, dan benda akan mendorong kembali dengan gaya yang sama tetapi memiliki arah yang berlawanan. Probe dalam contoh sebelumnya memiliki roket yang mendorong probe ke depan sehingga menambahkan kecepatan. Propelan dalam roket keluar mundur, namun, dari nozel di belakang probe. Gas yang di dorong ke bawah akan menghasilkan reaksi gaya dorong ke atas.

Kekekalan Momentum

Sebuah konsep yang disebut momentum menggabungkan konsep gerak dan massa; didefinisikan sebagai sebagai massa benda dikalikan dengan kecepatan. Momentum juga menggambarkan bagaimana gerakan akan kekal. Dalam contoh probe ruang angkasa di atas, probe memiliki momentum dari kecepatan dan massa. Knalpot roket juga memiliki kecepatan dan massa. Ketika roket dinyalakan, hilangnya momentum dari knalpot saat meninggalkan nozzle akan menimbulkan momentum yang mendorong probe ke depan.

0 Comments

Leave Your Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*