Jaringan penyokong pada tubuh manusia

By | 29/05/2016

Jaringan ikat adalah yang paling beragam dari empat jenis jaringan dengan berbagai macam fungsi. Jaringan ini berkisar dari yang peling lembut seperti getah bening serta jaringan keras seperti tulang. Darah juga merupakan jaringan ikat. Jaringan ikat membentuk kompartemen luas dalam tubuh dan dapat dianggap sebagai “lem” yang memegang tubuh bersama-sama. Sejumlah jaringan ikat khusus (jaringan adiposa, tulang rawan, tulang, d–arah dan jaringan getah bening) dibahas secara ringkas dibawah ini.

Jaringan penguat/penyokong

Yang termasuk jaringan penguat (penunjang) ialah jaringan ikat, jaringan tulang, jaringan tulang rawan, serta jaringan d–arah dan getah bening yang merupakan jaringan ikat istimewa.

Jaringan ikat:

yaitu jaringan yang tersusun atas sel-sel yang tidak begitu rapat, dan antaranya terdapat matriks atau zat sela. Bila matriksnya longgar, maka jaringan itu disebut jaringan ikat longgar. Bila matriksnya rapat dan sedikit mempunyai lubang yang sempit, maka disebut jaringan ikat padat.

Jaringan tulang:

tersusun atas sel-sel tulang atau osteon. Matriksnya banyak mengandung zat perekat kolaagen dan zat kapur (CaCO3) yang menyebabkan tulang menjadi keras. (Gambar 2.15 bawah). Berdasarkan susunan matriksnya, jaringan tulang dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:

  • Jaringan tulang kompak/keras, yaitu apabila matriksnya rapat.
  • Jaringan tulang spons/spongiosa atau tulang karang, yaitu apabila matriksnya berongga.

Jaringan tulang rawan atau kartilago:

terdiri atas sel-sel yang banyak mengeluarkan matriks atau zat sela yang disebut kondrin.  Jaringan tulang rawan pada anak berasal dari jaringan ikat em-brional (mesenkim). Sedangkan tulang rawan pada orang dewasa dibentuk oleh selaput rawan (perikondrium) yang banyak mengandung sel membentuk tulang rawan atau kondroblast. Jaringan tulang rawan dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu:

Loading...
  • Kartilago hialin, apabila matriks-nya jernih dan transparan. Contohnya antara lain yang terdapat pada ujung tulang rusuk yang melekat pada tulang dada dan pada cincin tulang rawan pada trakea.
  • Kartilago elastis, apabila matriks-nya sedikit keruh kekuning-kuningan serta banyak mengandung serabut kolagen yang berstruktur jala. Contohnya antara lain: pada dinding saluran telinga luar, dan pada daun telinga.
  • Kartilago fibrosa, apabila matriksnya keruh dan gelap, serta serabut kolagennya membentuk satu berkas dan tersusun sejajar. Contohnya antara lain terdapat pada perlekatan ligamen-ligamen tertentu ke tulang.

Jaringan d–arah dan getah bening

Jaringan d–arah dan getah bening dianggap sebagai jaringan penguat istimewa. Terdiri atas sel-sel d–arah yang terendam di dalam suatu cairan yang dianggap sebagai matriksnya.jaringan penyokong

Jaringan Lemak

Terdiri atas sel-sel lemak yang berisi tetes-tetes lemak. Umunya terdapat di bawah kulit yang berfungsi sebagai bantalan lemak, juga merupakan cadangan lemak dan berfungsi sebagai pelindung jaringan-jaringan di dalamnya.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *