Macam-macam tulang pada manusia dan penjelasannya

By | 26/05/2016

Setiap manusia terdiri dari kerangka yang terdiri dari berbagai tulang. Tulang-tulang ini memberi bentuk pada tubuh Anda, memberi kemampuan untuk bergerak serta melindungi organ bagian dalam. Tulang dapat dibedakan atas beberapa macam, baik berdasarkan jenisnya maupun berdasarkan bentuknya. Berdasarkan jenisnya, tulang dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu:

a. Tulang rawan atau kartilago

Tulang rawan (kartilago) terdiri atas sel-sel tulang yang mengeluarkan matriks yang disebut kondrin. Tulang rawan bersifat bingkas atau lentur.

Tulang rawan pada anak berbeda dengan tulang rawan pada orang dewasa, karena tulang rawan pada anak berasal dari mesenkim dan lebih banyak mengandung sel tulang, sedangkan pada orang dewasa berasal dari perikondriom (selaput tulang rawan) yang mengandung sel-sel berbentuk tulang rawan (kondrioblas) dan lebih banyak mengandung matriks.

Matriks pada tulang rawan umumnya adalah hialin yang homogen dan jernih. Matriks yang berserabut lebih banyak mengandung zat kolagen, yaitu semacam zat perekat tulang. Tulang rawan pada orang dewasa hanya terdapat pada tempat-tempat tertentu saja, seperti pada hidung, telinga, dan persendian.

b. Tulang atau osteon

Tulang merupakan kumpulan sel-sel tulang yang mengeluarkan matriks yang mengandung senyawa kapur dan fosfat. Senyawa inilah yang menyebabkan tulang menjadi keras.
Kita mengenal dua macam tulang, yaitu:

Loading...

– Tulang keras atau tulang kompak: bila matriks tulang rapat dan padat. Misalnya: tulang pipa.
– Tulang spons, bila matriksnya berongga. Misalnya: tulang pendek, tulang pipih.

Berdasarkan bentuknya tulang dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu:
a. Tulang pipa, misalnya tulang paha, tulang betis, tulang kering, tulang hasta, dan tulang pengumpil.
b. Tulang pipih, misalnya tulang rusuk, tulang belikat, dan tulang tengkorak.
c. Tulang pendek, misalnya tulang pangkal lengan, tulang pangkal kaki, dan ruas-ruas tulang belakang.

Tulang pipa

Tulang pipa terbagi atas tiga bagian, yaitu bagian ujung disebut epifisis; bagian tengahnya yang tersusun atas tulang keras disebut diafisis; dan diantara diafisis dan epifisis terdapat cakraepifisis, yang terdiri atas tulang rawan dan banyak mengandung osteoblas. Pada orang yang masih dalam pertumbuhan bagian inilah yang dapat bertambah panjang.

Di dalam tulang pipa terdapat rongga. Rongga ini terjadi karena aktivitas osteoblas yang berfungsi merombak sel-sel tulang. Selanjutnya rongga itu berisi sumsum tulang. Sumsum ini berwarna kuning, yang merupakan campuran antara lemak dan sumsum merah.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *