instagram

Pengertian Akulturasi

Proses-proses sosial terbagi menjadi enam bagian :
1. Inovation,Discivery,dan Invention
2. Difusi
3. Asimilasi
4. Akulturasi
5. Adaptasi Kebudayaan
6. Modernisasi

Namun, disini yang akan saya bahas adalah tentang Akulturasi. Jadi, akulturasi disebut juga culture contact. Secara sederhana yaitu percampuran antara dua kebudayaan.

Menurut Koentjaraningrat, akulturasi akan timbul apabila suatu kelompok manusia dengan satu kebudayaan yang dihadapkan dengan unsur-unsur dari suatu kebudayaan asing yang berbeda sehingga unsur-unsur dari suatu kebudayaan asing tersebut lambat laun diterima dan di olah ke dalam  kebudayaan sendiri tanpa menyebabkan hilangnya kepribadian kebudayaan itu sendiri.

Akulturasi timbul tidak terlepas dari adanya pembawa kebudayaan kebudayaan luar ke kebudayaan lain. Orang yang melakukan hal tersebut dinamakan agen akulturasi. Agen akulturasi antara lain pemuka agama, pedagang, atau tentara yang menjajah tempat lain.

Tidak semua unsur kebudayaan asing bisa mudah diterima oleh masyarakat, tapi ada juga unsur-unsur kebudayaan asing yang mudah diterima oleh masyarakat diantaranya:

• unsur-unsur yang konkret adalah unsur-unsur kebudayaan jasmani.
• unsur-unsur yang terbukti mempunyai kelompok yang menerima unsur-unsur tersebut.
• unsur-unser yang mudah disesuaikan dengan keadaan diri masyarakat yang menerima unsur-unsur tersebut.

Adapun unsur kebudayaan yang sukan diganti oleh kebudayaan asing diantara lain:

• unsur yang fungsinya tersebar luas dalam masyarakat.
• unsur kebudayaan yang dipelajari pada tingkat-tingkat paling dahulu dalam proses sosialisasi dari individu-individu dalam masyarakat.
• unsur-unsur kebudayaan yang termasuk agama.

Proses akulturasi yang diterima oleh masyarakat ditentukan oleh lapisan-lapisan yang ada di masyarakat. Selain itu, akulturasi juga ditentukan oleh watak individu yaitu masyarakat yang berwatak kolot dan progresif. Contoh masyarakat kolot adalah masyarakat desa, sedangkan contoh masyarakat progresif adalah masyarakat kota. Dengan demikian kebudayaan asing secara tidak sadar akan di anggap sebagai kebudayaannya sendiri, misalnya masyarakat indonesia menerima dengan baik sistem pendidikan yang berasal dari Eropa yaitu penerapan jenjang pendidikan dasar sampai tingkat Universitas.

Related Posts
0 Comments

Leave Your Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*

loading...