Pengertian bilangan oksidasi

By | 01/03/2018

Cara termudah untuk menjelaskan bilangan oksidasi adalah jumlah elektron yang harus diperoleh atau dilepas sehingga memiliki konfigurasi yang sama dengan gas mulia terdekat. Jika atom harus mendapatkan elektron untuk melakukan ini, bilangan oksidasi menjadi negatif. Jika atom harus kehilangan elektron, maka bilangan oksidasi akan positif.

Pikirkanlah seperti ini, jika Anda mendapatkan sebuah elektron, Anda akan menjadi negatif. Jika Anda kehilangan elektron, Anda kehilangan kenegatifan.

Tidak ada atom yang bisa mendapatkan atau kehilangan lebih dari 4 elektron karena gas mulia memiliki total 8 elektron di kulit luarnya.

bilangan oksidasi juga memainkan peran penting dalam nomenklatur sistematis senyawa kimia. Menurut definisi, bilangan oksidasi atom adalah muatan yang dimiliki atom jika senyawa tersebut tersusun dari ion.

1. Jumlah oksidasi atom adalah nol dalam zat netral yang hanya mengandung atom hanya satu unsur. Dengan demikian, atom-atom pada O2, O3, P4, S8, dan logam aluminium semuanya memiliki bilangan oksidasi 0.

2. Jumlah oksidasi ion sederhana sama dengan muatan pada ion. Jumlah oksidasi natrium dalam ion Na + adalah +1, misalnya, dan jumlah oksidasi klorin dalam ion  Cl-adalah -1.

Loading...

3. Jumlah oksidasi hidrogen adalah +1 bila dikombinasikan dengan nonlogam seperti pada CH4, NH3, H2O, dan HCl.

4. Jumlah oksidasi hidrogen adalah -1 bila digabungkan dengan logam seperti dalam. LiH, NaH, CaH2, dan LiAlH4.

5. Logam dalam senyawa golongan IA (seperti Li3N dan Na2S) dimana atom logam memiliki bilangan oksidasi +1.

6. Unsur-unsur dalam senyawa golongan IIA (seperti Mg3N2 dan CaCO3) dimana atom logam memiliki bilangan oksidasi +2.

7. Oksigen biasanya memiliki bilangan oksidasi -2. Pengecualian meliputi molekul dan ion poliatomik yang mengandung ikatan O-O, seperti O2, O3, H2O2, dan ion O22.

8. Unsur-unsur dalam golongan VIIA sering membentuk senyawa (seperti AlF3, HCl, dan ZnBr2) dimana nonlogam memiliki bilangan oksidasi -1.

9. Jumlah bilangan oksidasi dalam senyawa netral adalah nol.

H2O: 2 (+1) + (-2) = 0

10. Jumlah bilangan oksidasi dalam ion poliatomik sama dengan muatan pada ion. Jumlah oksidasi atom sulfur SO42-  harus +6, misalnya, karena jumlah bilangan oksidasi atom dalam ion ini harus sama -2.

SO42-: (+6) + 4 (-2) = -2

11. Unsur ke sudut kiri bawah tabel periodik lebih cenderung memiliki bilangan oksidasi positif daripada yang mengarah ke sudut kanan atas tabel. Sulfur memiliki bilangan oksidasi positif dalam SO2, misalnya karena berada di bawah oksigen dalam tabel periodik.

SO2: (+4) + 2 (-2) = 0

Loading...

Artikel terkait lainnya