Pengertian Dislokasi: Penyebab dan Gejalanya

By | 05/04/2018

Dislokasi merupakan suatu cedera dimana keadaan tulang sendi berpindah tempat dan bergeser pada tempat aslinya. Semua jenis sendi yang ada pada tubuh manusia bisa mengalami dislokasi. Diantaranya ialah sendi lutut, sendi bahu, sendi yang ada pada jari, pergelangan tangan dan pergelangan kaki.

Ada beberapa penyebab dislokasi, diantaranya ialah olahraga, kecelakaan saat berkendara, keturunan, orang yang sudah lanjut usia, dan anak-anak. Keturunan bisa menjadi salah satu penyebab dislokasi karena kualitas ligamen yang ada pada tulang juga berbeda-beda.

Semakin sedikit ligamen yang ada pada tulang, maka semakin rentan pula tulang tersebut mengalami dislokasi. Meskipun dislokasi terjadi pada tulang, beberapa indikasi bisa dijadikan pertanda bahwatulang tersebut sedang mengalami dislokasi.

Beberapa tanda tulang mengalami dislokasi ialah sendi menjadi bengkak dan memar, bagian sendi yang mengalami dislokasi akan berubah warna menjadi hitam atau merah, bentuk sendi menjadi tidak seperti biasanya, sakit ketika digerakkan dan mati rasa di area sekitar sendi.

Dislokasi hampir sulit dibedakan dengan patah tulang. Dokter akan menerapkan beberapa langkah untuk mendiagnosa dislokasi. Diantaranya ialah menggunakan foto rontgen. Foto rontgen ini bisa memberikan pencerahan kepada dokter tentang penyakit yang terjadi pada tulang tersebut.

Loading...

Langkah selanjutnya ialah menggunakan MRI. Dengan MRI ini, dokter bisa menganalisa tentang kerusakan yang terjadi pada struktur jaringan lunak yang ada pada area sendi. Ada beberapa pengobatan yang bisa ditempuh apabila dislokasi dialami oleh korban.

Pengobatan yang pertama ialah menggunakan reduksi. Reduksi merupakan tindakan yang dilakukan oleh seorang dokter untuk menjadikan tulang berada di keadaan semula. Selanjutnya ialah Imobilisasi. Pada langkah ini, dokter yang telah me-reduksi sendi tersebut akan mencegah terdinya banyak gerak pada area sendi tersebut.

Biasanya dokter akan mengambil cara gips atau menggunakan penyangga sendi dalam waktu beberapa minggu. Hal ini bertujuan untuk menghindari banyaknya gerakan yang akan dilakukan oleh persendian tersebut. Bila dislokasi dirasa dalam tingkatan sudah parah, maka dokter akan mengambil cara yang lain, yaitu operasi.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *