instagram

Pengertian heterotrof dan contohnya

Tidak semua tumbuhan dapat mensintesis makanan (senyawa organik) dari bahan anorganik sendiri, tetapi kebutuhan materi untuk hidupnya bergantung kepada organisme lain. Tumbuhan yang hidupnya bergantung dari zat organik yang telah jadi, disebut tumbuhan heterotrof. Tumbuhan heterotrof terbagi atas 3 golongan, yaitu:

Saprofit

Saprofit adalah tumbuhan yang mengambil zat-zat organik dari sisa-sisa organisme lain yang membusuk. Contoh: bakteri, jamur, dan bunga bahagia (Dynamoplexis pallen) yaitu anggrek yang tidak berklorofil.

Parasit

Parasit adalah tumbuhan yang mengambil zat organik dari organisme yang ditumpanginya sehingga merugikan organisme yang ditumpangi tersebut. Parasit terbagi atas dua golongan, yaitu:

  1. Parasit fakultatif: yaitu tumbuhan yang kadang-kadang parasit dan kadang-kadang saprofit. Parasit ini hanya ditemukan pada tumbuhan tingkat rendah tertentu, misalnya Phytophtora parasitica yang parasit pada tanaman tembakau dan saprofit pada tanaman kering.
  2. Parasit obligat: tumbuhan yang hanya dapat hidup sebagai parasit. Contohnya, Rafflesia arnoldi.

Parasit obligat terdiri atas tiga macam, yaitu:

b.1. Semi parasit ( setengah parasit ). Tumbuhan ini mempunyai klorofil sehingga dapat mengadakan fotosintesis, tetapi bahan untuk mengadakan fotosintesis diambil dari tubuh inangnya. Misalnya benalu. Akar benalu menembus kulit sampai kayu.

b.2. Euparasit ( parasit sungguh ). Tumbuhan ini tidak berklorofil. Segala kebutuhan hidupnya tergantung dari tubuh inangnya. Tumbuhan ini mempunyai alat pengisap yang disebut haustorium. Alat isap ini masuk dan berhubungan baik dengan pembuluh kayu dan pembuluh kulit. Contohnya, Cassytha filiformis (tali putri ) dan Cuscuta salina.

b.3. Hiper parasit: tumbuhan parasit yang menumpang pada parasit lain. Contohnya, tumbuhan Viscum yang merupakan parasit pada benalu.

Tumbuhan insektivora

heterotrofTumbuhan insektivora adalah tumbuhan pemakan serangga. Tumbuhan ini dapat mengadakan asimilasi zat karbon (C), tetapi tidak dapat mengadakan asimilasi zat nitrogen (N). Oleh karena itu untuk mencukupi kebutuhannya akan protein, ia memakan serangga dengan menggunakan alatnya yang berupa:

Piala, terdapat pada Nepenthes atau kantong semar.

Sebagian daun tanaman ini mirip seperti piala dengan warna yang menarik serta menghasilkan air manis untuk menarik serangga. Tapi mulut piala ini licin, sehingga apabila dihinggapi serangga maka serangga itu akan tergelincir ke dalam piala yang berisi cairan yang mengandung pepsin. Pepsin inilah yang melarutkan protein serangga.

Gelembung, terdapat pada Utricularia atau rumput gelembung.

Merupakan tumbuhan air, tidak berakar, dan sebagian daunnya berubah menjadi gelembung berlubang. Di sekitar lubang terdapat rambut. Bila ada seangga menyentuh rambut-rambut itu, serangga yang menghisapinya akan tersedot.

0 Comments

Leave Your Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*

loading...