instagram

Pengertian Hidrokarbon

Hidrokarbon adalah molekul yang seluruhnya terdiri dari hidrogen dan karbon. Mereka adalah senyawa organik yang paling sederhana dan mungkin berupa cairan, gas atau padat. Ada banyak jenis rantai hidrokarbon, termasuk alkana, alkena, alkal, sikloalkana dan arena. Mereka bisa bercabang, linier, atau siklis. Rantai hidrokarbon ada di mana-mana. Mereka adalah molekul non-polar, yang berarti mereka tidak bercampur dengan air.

Kulit valensi karbon

Hidrokarbon yang paling sederhana adalah metana, yang merupakan atom karbon tunggal yang terikat tunggal pada empat atom hidrogen. Atom karbon pusat dapat terbentuk tidak lebih dari empat ikatan lainnya karena hanya memiliki empat elektron valensi. Elektron valensi adalah elektron bebas pada kulit terluar atom yang tersedia untuk mengikat, atau membuat pasangan, dengan elektron valensi pada atom lain membentuk molekul. Sementara rantai karbon jenuh memiliki keempat elektron valensi yang ada di sekitar masing-masing karbon, beberapa hidrokarbon mungkin memiliki titik tak jenuh dimana hanya dua atau tiga ikatan yang terbentuk di sekitar karbon pusat. Ketidaksenagaman tersebut dapat berupa ikatan ganda atau triple ke karbon lain di tempat di mana hidrogen tidak ada sehingga keempat elektron valensi masih terisi.

Penamaan Hidrokarbon

Hidrokarbon diberi nama menggunakan awalan berdasarkan jumlah karbon dalam rantai dan akhiran yang menunjukkan jenis ikatan yang terkandung di dalamnya. Ikatan tunggal, ganda, dan triple disebut alkana, alkena, dan alkin. Untuk senyawa “etana”, yang merupakan gas, awalan “et-” menunjukkan dua karbon dalam rantai, dan akhiran “-ana” menunjukkan bahwa ia hanya mengandung karbon dan hidrogen terikat tunggal. Senyawa sembilan karbon yang mengandung ikatan rangkap disebut nonana. Heksana adalah contoh molekul enam karbon dengan hanya ikatan tunggal. Jika molekulnya adalah cincin, itu dimulai dengan awalan “siklo-” seperti dengan sikloheksana, cincin enam karbon dengan semua ikatan tunggal.

Aturan Penamaan Lainnya

Bila hidrokarbon melekat pada molekul lain sebagai “gugus fungsional,” selain awalan juga akan mengandung akhiran “-il”. Misalnya, ketika etana melekat pada molekul lain, disebut etil. Bila sebuah senyawa memiliki lebih dari satu tak jenuh, seperti ikatan rangkap, jumlah karbon dimana ikatan rangkap berasal dimasukan dalam nama menggunakan angka. Misalnya, molekul butena dengan ikatan rangkap antara karbon pertama dan kedua disebut 1-butena. Terakhir, hidrokarbon khusus yang disebut arena, atau hidrokarbon aromatik, adalah cincin yang memiliki ikatan tunggal dan rangkap bergantian.

Contoh Hidrokarbon

Hidrokarbon memiliki banyak aplikasi modern. Karet alam adalah sejenis hidrokarbon yang terdiri dari ikatan tunggal dan ganta atom karbon bergantian. Minyak esensial seperti mentol dan kamper berada dalam kelas hidrokarbon berbentuk cincin yang disebut terpenoid dan terdiri dari 10 karbon dan setidaknya satu pasangan karbon berikat ganda. Sementara mentol bisa ditemukan pada rokok, dan kamper digunakan sebagai ngengat repellant, beberapa jenis minyak esensial harum digunakan dalam pengobatan dan parfum. sedangkan Bensin, bukan hidrokarbon murni, mengandung campuran hidrokarbon dengan panjang yang bervariasi termasuk heptana, isooktana, siklooktil dan etil benzena. Sejumlah pelarut, seperti etanol dan benzena, sering digunakan dalam produksi obat-obatan.

0 Comments

Leave Your Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*

loading...