instagram

Pengertian Plastida

Plastida adalah organel penyimpanan materi yang diselubungi oleh membran ganda. Antara membran dalam dan membran luar dipisahkan oleh ruangan sempit intermembran. Plastida hanya terdapat pada sel tumbuhan, alga (ganggang). Plastida dibedakan menjadi 3 macam, yaitu: a. Leukoplas, merupakan plastida yang berwarna putih atau tidak berwarna. Leukoplas terdapat pada sel-sel akar, umbi, dan biji. Berdasarkan jenis materi yang disimpan, leukoplas dibedakan menjadi amiloplas (menyimpan amilum), elaioplas (menyimpan minyak), dan proteoplas (menyimpan protein).

b. Kromoplas, merupakan plastida yang mengandung pigmen selain klorofil (hijau), contohnya fikociritrin (merah), fikosianin (biru), fikosantin (cokelat), karoten (kuning), dan lain-lain. Kromoplas terdapat pada sel bunga dan buah-buahan yang masak.

c. Kloroplas merupakan plastida berbentuk seperti lensa, berukuran 2 µm x 5 µm dan mengandung pigmen hijau (klorofil). Kloroplas terdapat pada sel-sel yang melakukan fotosintesis, misalnya sel daun dan ganggang hijau. Kloroplas merupakan organel semiotonom karena memiliki DNA dan ribosom. Di dalam kloroplas terdapat kantong-kantong pipih yang disebut tilakoid. Tilakoid yang bertumpuk-tumpuk disebut grana. Grana-grana tersebut dihubungkan oleh tubula-tubula tipis di antara tilakoid. Di luar tilakoid terdapat cairan yang disebut stroma.

Loading...
0 Comments

Leave Your Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*