Pengertian Rotasi Bumi

By | 29/04/2018

Pengertian Rotasi

Dalam sistem tata surya, ada matahari sebagai poros dari planet-planet. Berputarnya bumi memutari sumbunya mengelilingi matahari disebut rotasi bumi. Proses perputaran bumi pada porosnya tersebut membutuhkan waktu sebanyak 23 jam lebih. Waktu bumi berotasi dalam sekali disebut satu hari.

Sehingga pada umumnya, satu hari sama dengan 24 jam. Berdasarkan teori ini, bumi selalu bergerak memutari matahari. Namun pernahkah anda merasakan bahwa bumi mengitari matahari?. Pastinya tidak pernah. Tahukah anda, mengapa kita tidak bisa merasakan proses rotasi bumi ini? Hal ini dikarenakan adanya gaya gravitasi bumi.

Akibat terjadinya Rotasi Bumi

Rotasi bumi ini mengakibatkan beberapa kejadian alam yang terjadi di muka bumi. Beberapa akibat dari terjadinya rotasi bumi adalah adanya siang dan malam, gerak semu harian matahari, perbedaan waktu, pembelokan arah aliran air laut, dan perbedaan percepatan gravitasi.

Adanya siang malam merupakan akibat dari rotasi bumi. Hal ini dikarenakan ada dua bagian dari bumi pada saat rotasi. Satu bagian menghadap ke matahari dan bagian yang lain tidak terkena sinar matahri. Oleh karenanya, pembagian waktu di dunia antara satu tempat dengan yang lain juga tidaklah sama.

Gerak semu matahari merupakan peristiwa dimana bumi dan planet-planet yang lain mengelilingi matahari. Matahri dalam tata surya menjadi titik pusat dan poros orbit dari setiap planet. Beberapa akibat dari rotasi bumi yang lainnya ialah adanya perbedaan ketebalan pada atmosfer, berfungsinya satelit, terjadinya perubahan arah dari bandul, serta terjadinya jetlag pada saat kita sedang melakukan perjalanan udara.

Menurut beberapa ilmuwan, tata surya merupakan kumpulan dari satelit, sembilan planet yang mengelilingi matahari, komet dan asteroid. Benda-benda langit dan seluruh planet yang ada dalam sistem tata surya bergerak terus mengelilingi matahari.

Loading...

Beberapa ahli astronomi mengatakan bahwa sistem yang terdapat dalam tata surya telah tercipta sedari 4,5 milyar tahun yang telah lalu. Planet-planet yang ada di dalam sistem tata surya merupakan bentukan dari pecahan gas dan debu dari penyusutan matahari. Berdasarkan pendapat Laplace, tata surya mempunyai garis edar atau orbit yang berwujud elips

Loading...

Artikel terkait lainnya