Pengertian Sejarah

By | 13/03/2017

Banyak ahli berpendapat berkenaan dengan pengertian sejarah, adapun secara harpiah sejarah memiliki pengertian tersendiri. Dan untuk lebih memahami tentang pengertian sejarah di bawah ini merupakan ulasan tentang pengertian sejarah. Maka dari itu silahkan simak ulasan berikut ini semoga bermanfaat! Sejarah berasal dari bahasa Yunani yaitu historia yang mengandung arti “penulusuran, wawasan yang didapatkan lewat analisa atau penelitian”.

Sejarah ialah disiplin ilmu yang mempelajari yang berkaitan dengan waktu lampau, lebih khusus seperti apa hubungannya dengan manusia. Dalam bahasa kita yaitu bahasa Indonesia sejarah babad, riwayat, hikayat, atau tambo bisa mengandung arti sebagai peristiwa atau kejadian yang betul-betul berlangsung di waktu dahulu atau asal mula (keturunan) silsilah, khusunya untuk raja-raja yang memimpin suatu wilayah.

Sejarah berasal dari kata bahasa Arab yaitu sajaratun yang berarti pohon. Didalam bahasa Arab itu pun, sejarah dinamakan tarikh. Sementara tarikh artinya sekitar atau kurang lebih yaitu waktu atau penanggalan dalam bahasa Indonesia. Kata sejarah lebih mengena terhadap bahasa Yunani yakni historia yang artinya ilmu atau orang pintar. Lalu dalam bahasa Inggris berubah jadi history, yang artinya masa lalu seseorang atau manusia. Kata lain yang lebih dekat terhadap acuan itu yaitu Geschichte yang mengandung arti telah berlangsung atau terjadi.

Dalam sejumlah istilah bahasa Eropa, asal-usul sebutan sejarah yang digunakan dalam kepustakaan bahasa Indonesia tersebut tersedia sejumlah jenis, walaupun demikian, banyak yang berpengakuan bahwasannya istilah sejarah asal mulanya dari bahasa Yunani yaitu historia. Dan history dalam bahasa Inggris, historie dalam bahasa Prancis, storia dalam bahasa Italia, sedangkan geschichte dalam bahasa Jerman artinya yang terjadi, serta gescheiedenis dalam bahasa Belanda.

Istilah ini masuk dalam bahasa Inggris pada tahun 1390 dengan makna “hubungan kejadian, cerita”. Pada Bahasa Inggris Pertengahan, artinya adalah “cerita” secara umum. Pembatasan terhadap arti “catatan peristiwa masa lalu” muncul pada akhir abad ke-15. Saat itu masih dalam arti Yunani yang pada saat itu juga Francis Bacon menggunakan istilah tersebut pada akhir abad ke-16, ketika ia menulis tentang “Sejarah Alam”. baginya, historia adalah “pengetahuan tentang objek yang ditentukan oleh ruang dan waktu”, sehingga jenis pengetahuan disediakan oleh Ingatan (sementara Ilmu disediakan oleh akal, dan puisi disediakan oleh fantasi).

Loading...

Menilik pada makna secara kebahasaan dari berbagai bahasa di atas dapat ditegaskan bahwa pengertian sejarah menyangkut dengan waktu dan peristiwa. Oleh karena itu masalah waktu penting dalam memahami satu peristiwa, maka para sejarawan cenderung mengatasi masalah ini dengan membuat periodisasi.

Dalam sebuah ekspresi linguistik sintetik vs. analitik / isolasi dikotomi, sekarang menunjuk kata yang berbeda untuk sejarah manusia atau bercerita secara umum. Di Jerman, Perancis, dan sebagian bahasa Jermanik dan Romantis, kata yang sama masih digunakan untuk pemakaian kata “sejarah” dan “cerita”.

kata sifat historical dibuktikan dari tahun 1661, dan historic dari tahun 1669.

Historian dalam pengartian sebuah “Peneliti sejarah” dibuktikan dari tahun 1531. dalam semua bahasa Eropa, “sejarah” masih digunakan untuk pemakaian kata “apa yang terjadi dengan laki-laki”, dan “studi ilmiah yang terjadi”, arti yang terakhir kadang-kadang dibedakan dengan huruf kapital, “Sejarah”, atau kata historiografi.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *