instagram

Pengertian Zat Pengoksidasi (Oksidator) dan Contoh Oksidator

Dalam memperhatikan reaksi oksidasi-reduksi, kita bisa melihat  pada peran masing – masing  pereaksi tertentu dalam reaksi kimia. Misalnya, Apa peran ion permanganat dalam reaksi berikut?

2 MnO4 (aq) + 5 H2C2O4 (aq) + 6 H+ (aq) → 10 CO2 (g) + 2 Mn2 + (aq) + 8H2O  (l)

Pengertian Zat Pengoksidasi (Oksidator) dan Contoh Oksidator

Asam oksalat dioksidasi menjadi karbon dioksida dalam reaksi ini dan ion permanganat bilangan oksidasinya berkurang menjadi ion  Mn2+.
Reaksi Oksidasi : H2C2O4  →  CO2  (biloks C bertambah dari +3 menjadi +4)
Reaksi reduksi : MnO4 →  Mn2 +  (biloks Mn berkurang dari +7 menjadi +2)

Ion permanganat menjadikan molekul asam oksalat melepaskan elektron  dengan demikian ion permanganat dapat mengoksidasi asam oksalat. Dengan demikian, tindakan-tindakan ion MnO4 sebagai zat pengoksidasi dalam reaksi ini. Asam oksalat, di sisi lain, adalah reduktor dalam reaksi ini. Dengan memberikan elektron, menyebabkan biloks Mn berkurang dari MnO4 ke Mn2+.

Asam sulfat (H2SO4) merupakan contoh zat pengoksidasi

Asam sulfat (H2SO4) merupakan contoh zat pengoksidasi

Atom, ion, dan molekul yang memiliki afinitas elektron sangat besar untuk cenderung bersifat sebagai oksidator yang baik. Misalnya unsur Fluor, adalah zat pengoksidasi yang kuat . F2 adalah suatu zat pengoksidasi yang baik untuk logam, kuarsa, asbes, dan bahkan air bila dimasukkan fluor  dapat memberi ledakank atau bersifat eksplosive. Oksidator yang kuat lainnya termasuk O2, O3, dan Cl2, yang merupakan bentuk unsur – unsur  yang paling elektronegatif masing-masing kedua (oksigen) dan ketiga (klorin).

Zat lain yang berfungsi sebagai zat  pengoksidasi yang baik adalah salah senyawa dengan bilangan oksidasi yang besar, seperti ion permanganat (MnO4), ion kromat (CrO42-), dan ion dikromat (Cr2O72-), serta asam nitrat (HNO3), perklorat asam (HClO4), dan asam sulfat (H2SO4). Senyawa ini merupakan oksidator kuat karena unsur – unsurnya  menjadi lebih elektronegatif yang dapat mengoksidasi atom lainnya yang menyebabkan bertambah bilangan oksidasinya.

Beberapa senyawa dapat bertindak baik sebagai oksidator. Salah satu contoh adalah gas hidrogen,yang bertindak sebagai zat pengoksidasi ketika bereaksi  dengan logam

2Na (s) + H2 (g) → 2 NaH (s)

0 Comments

Leave Your Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*