Pengertian Zigot Dan Proses Terbentuknya Zigot

By | 09/04/2018

Setiap makhluk hidup, entah hewan ataupun manusia pasti bermula dari zigot yang kemudian berkembang menjadi embrio, bayi lalu tumbuh menjadi dewasa. Setiap mamalia pasti melewati tahap zigot sebelum akhirnya tumbuh dewasa.

Pengertian Zigot

Zigot sendiri merupakan suatu sel yang terbentuk sebagai hasil bersatunya sel kelamin, yaitu sel sperma dan sel ovum. Proses perkembangbiakan sebelum terbentuknya embrio disebut zigot. Jadi ketika dua sel kelamin bertemu, akan terbentuk zigot lalu zigot akan mengalami perkembangan menjadi embrio, janin lalu akhirnya menjadi bayi yang dapat tumbuh dewasa.

Proses Terbentuknya Zigot

Terbentuknya zigot sangatlah penting. Apabila proses pembuahan terjadi namun gagal dan tidak dapat membentuk zigot maka bisa dibilang proses pembuahan tersebut gagal. Sel kelamin yang bersatu, yaitu dari sel sperma dan sel ovum, masing-masing membawa setengah informasi genetik maka dari itulah kedua sel kelamin tersebut dianggap sebagai haploid.

Ketika zigot terbentuk, maka terdapat kromosom dengan set yang lengkap dan mengandung informasi genetik dari kedua sel kelamin. Zigot yang terbentuk tersebut disebut sebagai diploid karena mengandung informasi genetik yang lengkap dari masing-masing sel kelamin.

Proses terbentuknya zigot tersebut terjadi saat reproduksi generatif dimana sel sperma dapat menembus sel ovum. Setidaknya satu sperma bisa menembus selubung yang melindungi sel ovum. Sperma yang berhasil menembus selubung akan melepaskan ekornya dan menyatu dengan inti telur.

Loading...

Saat itulah proses informasi genetik mulai bergabung dan terbentuk zigot sebagai sel tunggal dengan set kromosom yang lengkap. Setelah terbentuk zigot, hingga beberapa hari ke depan, zigot akan berpindah tempat ke saluran telur untuk membentuk bola sel. Zigot akan terus terbagi dan membuat sel dengan kulit bagian luar.

Tahap tersebut disebut sebagai blastocyst. Sel yang terbentuk akan berkumpul dan terbentuklah embrio. Sedangkan kelompok luar sel akan membentuk membran yang akan melindungi embrio. Blastokista nantinya akan mencapai rahim dalam waktu 5 hari.

Lapisan rahim yang tumbuh akan mendukung janin agar janin dapat berkembang dengan sempurna hingga saatnya janin tersebut lahir.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *