instagram

Perkembangan Revolusi Hijau di Indonesia

Perkembangan di sektor agrasis di Indonesia khususnya pertanian sudah cukup menggembirakan apalagi dengan sudah banyaknya ditemukan bibit-bibit unggul yang ditemukan oleh para ahli pertanian, dan ini merupakan angin segar bagi para petani kita.

Mudah-mudahan dengan adanya penemuan-penemuan baru itu bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat pertanian Indonesia. Dan juga harus di dukung dengan alat-alat pertanian yang memadai, seperti mesin traktor untuk untuk pengolahan tanah yang dapat meningkatkan produksi pertanian secara intensifikasi.

kondisi Sosial Ekonomi Berciri Agraris

Perkembangan Revolusi Hijau yang semakin pesat berpengaruh juga terhadap masyarakat Indonesia. Sebagian besar kondisi sosial-ekonomi masyarakat Indonesia berciri agraris. Oleh karena itu pertanian menjadi sektor yang sangat penting dalam upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hal tersebut didasari oleh:

– Kebutuhan penduduk yang meningkat pesat.
– Tingkat produksi pertanian yang masih rendah.
– Produksi pertanian belum mampu memenuhi kebutuhan penduduk.

Ekstensifikasi dan Intensifikasi

Pemerintah Indonesia berupaya meningkatkan produksi pertanian dengan berbagai usaha, baik melalui usaha ekstensifikasi maupun intensifikasi pertanian. Ekstensifikasi pertanian dilakukan dengan cara memperluas areal pertanian. Intensifikasi di bidang pertanian dilakukan dengan cara penyuluhan, penelitian, dan pencarian bibit unggul. Berbagai macam penelitian dilakukan di Indonesia untuk mendapatkan tanaman varietas tanaman pertanian yang sesuai dengan kondisi alam Indonesia.

Di samping melaksanakan penelitian dengan penanaman varietas-varietas unggul, penelitian juga diikuti dengan pengolahan lahan-lahan pertanian atau perluasan lahan pertanian. Perluasan lahan pertanian dilakukan dengan program pembukaan lahan-lahan baru yang diikuti dengan program transmigrasi dari daerah-daerah yang padat ke daerah-daerah yang masih jarang penduduknya.

Sejak tahun 1950, pemerintah berupaya untuk memindahkan penduduk dari Pulau Jawa ke daerah-daerah yang masih jarang penduduknya, seperti ke Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Irian Jaya. Pemindahan penduduk ini masih berlanjut sampai sekarang dan merupakan suatu upaya untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, di samping meningkatkan produksi pertanian.

Dengan menggunakan varietas-varietas unggul dan melaksanakan program transmigrasi, harapan masyarakat dan bangsa Indonesia dalam meningkatkan hasil produksi pertanian semakin cerah. Penghasilan petani mulai meningkat jauh dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Oleh karena itu, Revolusi Hijau sangat besar peranan dan manfaatnya dalam mencapai peningkatan hasil produksi pertanian.

Keberhasilan pelaksanaan Revolusi Hijau sangat menggembirakan kehidupan para petani. Para petani dapat meningkatkan hasil produksi pertaniannya. Daerah-daerah yang sebelumnya memproduksi hasil tanaman secara terbatas dan hanya untuk memenuhi kebutuhan minimum masyarakatnya. Kini dapat menikmati hasil yang lebih baik berkat Revolusi Hijau. Kekurangan bahan pangan yang selama ini dialami telah berhasil diatasi.

Ketika Indonesia mengalami krisis ekonomi, semua sektor ekonomi dihantam krisis. Tetapi boleh dikatakan bahwa sektor pertanianlah yang menjadi pilar penyanggah pertumbuhan perekonomian. Ketika itu banyak orang yang berbondong-bondong ke agrobisnis.

2 Comments
  1. Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai Studi Ekonomi Pertanian, menurut saya bidang studi ekonomi pertanian studi yang sangat menarik
    juga banyak hal yang bisa dipelajari di dunia ekonomi pertanian.
    Saya juga mempunyai tulisan yang sejenis
    mengenai bidang terkait yang bisa anda kunjungi di Ekonomi Pertanian

Leave Your Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*

loading...