Pola Pikir Dalam Metode Ilmiah

By | 28/03/2018

Metode ilmiah merupakan suatu cara ataupun runtutan yang berisi mengenai prosedur yang harus dilakukan dalam melakukan suatu proyek ilmiah. Dalam melakukannya pun ada metode yang harus dilakukan. Beberapa metode yang perlu dilakukan yang pertama adalah observasi awal.

Tentu saja ini menjadi metode yang pertama dalam pembuatan suatu proyek ilmiah. Dalam metode ini ada beberapa proses yang perlu dilalui. Proses yang pertama adalah mengidentifikasi suatu masalah. Sehingga permasalahan yang terjadi harus diidentifikasi terlebih dahulu.

Setelah selesai mengidentifikasi masalah, yang kedua adalah dengan merumuskan dan menyatakan hipotesis. Dalam hal ini akan menyatakan perkiraan terhadap suatu masalah tersebut yang nantinya akan dibuktikan dengan eksperimen.

Kemudian, kini saatnya melakukan eksperimen. Melakukan suatu eksperimen harus jelas apa yang akan dilakukan dan beberapa langkahnya pun sangat perlu untuk diperhatikan. Setelah selesai melakukan eksperimen, kemudian kini saatnya untuk menyimpulkan terhadap eksperimen yang sudah dilakukan.

Di dalam hasil eksperimen memang terkadang tidak sesuai dengan hipotesis. Jika memang hasilnya berbeda, tidak perlu untuk mengubah hipotesis. Karena hipotesis merupakan suatu perkiraan seseorang terhadap hasil pada eksperimen tersebut. Metode ilmiah juga memiliki karakteristik.

Loading...

Karakteristik yang pertama adalah logis. Maka, dalam melakukan proyek ilmiah harus bisa memberikan kesimpulan yang rasional dan kemudian menyertakan bukti. Kemudian juga bersifat obyektif. Yaitu bisa digunakan oleh peneliti lain. Sehingga sebagai pembelajaran yang benar bagi semua orang tidak hanya untuk peneliti saja.

Tidak hanya itu, dalam pembuatan proyek ilmiah juga harus memperhatikan pola pikir dalam metode ilmiah. Pola pikir metode ilmiah tersebut adalah :

1. Induktif

Dalam pola pikir metode ilmiah induktif ini dengan menarik kesimpulan yang berasal dari kasus yang bersifat khusus kemudian dijadikan kesimpulan yang bersifat umum. Pembuatannya perlu diperhatikan agar tidak terjadi kesalahan.

2. Deduktif

Berkebalikan dengan metode ilmiah induktif, metode ilmiah deduktif ini mengambil kesimpulan dari kasus yang bersifat umum yang kemudian menjadikan kesimpulan yang bersifat khusus. Dalam menggunakan pola pikir ini juga perlu diperhatikan agar tidak terjadi kesalahan yang fatal dalam proyek ilmiah.

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *