instagram

Sifat dan penggunaan Asam stearat

Asam stearat adalah asam lemak jenuh dengan 18 rantai karbon dan memiliki nama IUPAC (International Union of Pure and Applied Chemistry) asam oktadekanoat. Asam lemak adalah asam karboksilat dengan rantai karbon tak bercabang yang berakhir dengan gugus karboksil (-COOH). Gugus karboksil terdiri dari 1 atom karbon yang terikat pada atom oksigen dengan ikatan rangkap, dan gugus hidroksida yang terdiri dari atom oksigen dan hidrogen terikat bersama-sama.

Secara sederhana, asam stearat adalah asam lemak jenuh, yang berarti memiliki tulang punggung karbon terdiri dari rantai panjang atom karbon yang terikat bersama oleh ikatan tunggal dan dengan 2 atom hidrogen terikat pada masing-masing atom karbon internal. Asam stearat berupa padatan lilin, dengan rumus kimia C18H36O2, atau CH3 (CH2) 16COOH. Nama asam stearat berasal dari kata Yunani “stear”, yang berarti “lemak”. Garam dan ester asam stearat disebut “stearat”. Ester adalah senyawa kimia yang terbentuk dengan mengembunkan asam dengan alkohol.

Bagaimana struktur asam stearat?

Untuk memiliki pemahaman yang jelas tentang struktur asam stearat, penting untuk diingat bahwa atom karbon dapat mengikat 4 atom atau molekul lainnya. Atom karbon yang memiliki 4 atom atau molekul yang terikat padanya berada dalam bentuknya yang paling stabil, membuatnya relatif tidak reaktif. Atom oksigen dan hidrogen terikat pada atom karbon ujung sedemikian rupa sehingga memberi muatan, memungkinkannya membentuk ikatan hidrogen dengan molekul lain. Ikatan hidrogen adalah ikatan kimia yang terbentuk antara atom hidrogen dari satu molekul dan atom bermuatan negatif dalam molekul lain. Beberapa contoh atom yang membawa muatan negatif adalah oksigen dan nitrogen. Molekul asam stearat terikat saat ikatan hidrogen dari antara molekul oksigen berikatan rangkap satu dan hidrogen dari gugus hidroksida dari molekul lainnya.

Bagaimana asam stearat dibuat?

Bisa dibuat dengan 3 cara. Mereka adalah sebagai berikut.

Hidrolisis: Asam stearat disiapkan dengan lemak hewani dengan air pada tekanan dan suhu tinggi, yang menyebabkan hidrolisis trigliserida (penyusun utama minyak nabati dan lemak hewani). Hidrolisis adalah reaksi kimia dimana molekul air dipecah menjadi kation hidrogen (H +, biasanya dikenal sebagai proton) dan anion hidroksida (OH-) dalam proses kimia.

Hidrogenasi: Bisa juga diperoleh dari hidrogenasi beberapa minyak nabati tak jenuh. Hidrogenasi adalah proses pengobatan dengan hidrogen, yang merupakan reaksi kimia antara hidrogen molekuler dan senyawa atau unsur lain dengan adanya katalis.

Ekstraksi: Ini terjadi pada banyak lemak dan minyak hewani dan nabati, tapi lebih sering terjadi pada lemak hewani daripada lemak nabati. Pengecualian penting adalah coca butter dan shea butter yang asam lemaknya terdiri dari 28-45% asam stearat.

Asam Stearic yang umum sebenarnya adalah campuran asam stearat dan asam palmitat (asam lemak jenuh yang paling umum ditemukan pada hewan dan tumbuhan), walaupun asam stearat yang dimurnikan tersedia terpisah.

Bagaimana sifat fisik asam stearat?

  1. Asam stearat murni adalah zat lilin.
  2. tidak berbau.
  3. Seringkali berbentuk lilin putih atau serpihan kuning.
  4. Saat dipanaskan, itu menjadi cairan bening.

Apa gunanya asam stearat?

Asam stearat memiliki berbagai macam aplikasi. Mereka adalah sebagai berikut.

  1. Asam stearat berguna sebagai bahan dalam pembuatan lilin, plastik, suplemen makanan, pastel minyak dan kosmetik, dan untuk melembutkan karet.
  2. Ini digunakan untuk pengeras sabun, terutama yang dibuat dengan minyak sayur.
  3. Asam stearat digunakan dalam produk krim cukur aerosol.
  4. Ester dari asam stearat dengan etilena glikol (senyawa organik), glikol stearat dan glikol distearat, digunakan untuk menghasilkan efek mutiara dalam sampo, sabun, dan produk kosmetik lainnya.
  5. Asam stearat juga digunakan sebagai senyawa perpisahan saat membuat tuang plester dari cetakan plester atau cetakan limbah.
  6. Asam stearat sering digunakan untuk melapisi serbuk logam seperti aluminium besi.
  7. Ini digunakan bersamaan dengan gula sederhana atau sirup jagung sebagai pengeras pada permen.
  8. Asam stearat adalah salah satu pelumas yang paling umum digunakan injection molding dan pengepres bubuk keramik.

0 Comments

Leave Your Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*

loading...