Sifat Fisik & Kimia dari Sodium Bikarbonat

By | 18/04/2018

Sodium bikarbonat adalah bubuk kimia yang biasa dikenal dengan baking soda. Rumus molekuler (atau kimia )nya adalah NaHCO3, yang mengindikasikan bahwa masing-masing molekul mengandung satu atom natrium (Na), hidrogen (H) dan atom karbon (C) dan tiga atom oksigen (O). Sodium bikarbonat memiliki beberapa kegunaan, mulai dari menyiram api oli sampai bahan kue. Nama ilmiah lainnya termasuk sodium hydrogen carbonate dan bikarbonat soda.

Penampilan

Sodium bikarbonat larut dalam air. Sodium bikarbonat adalah serbuk putih yang larut dalam air. Hal ini larut pada 7,8 gram bubuk sampai 100 gram air. Serbuknya sangat halus dan memiliki kilau kristal. Secara komersial, sodium bikarbonat juga bisa berbentuk butiran atau kapsul padat.

Bau

Sodium bikarbonat tidak berbau. Namun, disarankan untuk tidak mencoba mencium bau kimia ini karena menghirup dapat menyebabkan bersin dan batuk. Tidak hanya sodium bikarbonat yang tidak berbau, tapi juga digunakan sebagai penetral bau. Orang-orang sering memercikkannya dimanapun dari kotak sampah sampai wadah sepatu olahraga untuk mengurangi bau.

Massa jenis

Kepadatan natrium bikarbonat adalah 2.159 gram per sentimeter kubik.

Titik didih

Ini akan terurai pada suhu di atas 70 derajat celcius.

Titik leleh natrium bikarbonat adalah 60 derajat celcius, atau 140 derajat Fahrenheit. Bahan kimia ini tidak memiliki titik didih, juga tidak memiliki titik nyala karena tidak mudah terbakar. Ini akan terurai pada suhu di atas 70 derajat celcius.

Loading...

pH

Pada skala pH dari nol sampai 14, natrium bikarbonat terletak pada 8,2. Zat ini termasuk basa.

Sifat tambahan

Sodium karbonat adalah zat kimia yang stabil selama disimpan dengan benar. Bila dikombinasikan dengan asam tertentu, seperti monoamonium fosfat atau paduan natrium kalium, jumlah karbon dioksida yang berbahaya akan tercipta. Dianjurkan untuk menghindari tempat lembab dan panas saat menyimpan.

Informasi keselamatan

Sodium bikarbonat adalah bahan kimia yang relatif aman dengan rating NFPA (National Fire Protection Association) 1. Tidak mudah terbakar dan berguna untuk memadamkan api. Jika tertelan, minumlah banyak air untuk mencairkan kekuatannya dan siram melalui saluran pencernaan. Bilas mata jika jika terjadi kontak. Dianjurkan untuk memakai kacamata dan pakaian pelindung.

Loading...

Artikel terkait lainnya