instagram

Sistem Peredaran Darah pada Serangga (Insecta)

Sebelum menyimak tentang tentang Sistem Peredaran Darah pada Serangga ada beberapa hal yang menarik dari insecta seperti berikut ini. Jumlah spesies serangga diyakini antara enam sampai sepuluh juta.  Tubuh insecta memiliki tiga bagian, thorax, perut dan kepala. Serangga memiliki dua antena. Serangga memiliki tiga pasang kaki. Beberapa serangga, seperti anggang-anggang (striders air), yang mampu berjalan di permukaan air.

Lebah, rayap dan semut hidup dalam koloni sosial terorganisasi dengan baik. Hanya jangkrik jantan yang dapat berkicau. Insecta berdarah dingin. Ulat sutra yang digunakan sebagai produsen utama sutra. Kebanyakan serangga menetas dari telur. Beberapa jangkrik bisa membuat suara hampir 120 desibel. Siklus hidup nyamuk memiliki empat tahap, telur, larva, pupa dan dewasa.

Nyamuk betina minum darah dalam rangka untuk mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan untuk memproduksi telur. Laba-laba bukan serangga. Lebah ditemukan di setiap benua kecuali Antartika. Semut meninggalkan jejak dan berkomunikasi satu sama lain sebagai feromon menggunakan sinyal kimia.

Sistem Peredaran Darah pada Serangga

Sistem peredaran darah pada serangga adalah sistem peredaran darah yang terbuka. Artinya, darah yang mengalir di dalam tubuh tidak selalu melalui sistem pembuluh. Sistem peredaran darah terbuka ini, biasanya terdapat pada hewan-hewan Arthropoda dan Mollusca.

Pada serangga, darah berada dalam rongga tubuh. Oleh karena itu, organ-organ tubuh dalam rongga tubuh terendam dan langsung berhubungan dengan darah. Dalam plasma darah serangga terkandung hemosianin. Hemosianin berperan seperti hemoglobin dalam darah manusia, yaitu mengikat oksigen dan menyebarkannya ke seluruh tubuh.

Loading...

Jantung pada Arthropoda, belum berbentuk jantung seperti pada hewan lain. Jantung hanya berupa tabung yang memiliki dinding otot yang tebal sehingga mampu berkontraksi. Jantung seperti ini disebut jantung pembuluh. Pada serangga, jantung pembuluh yang berada di bagian belakang tubuh, sejajar dengan punggung. Jantung tersebut berhubungan langsung dengan aorta yang berada di tubuh bagian depan.

Sistem Peredaran Darah pada Serangga

Belalang mempunyai sistem peredaran darah terbuka dengan jantung berupa jantung pembuluh.

Ketika jantung pembuluh berdenyut, darah terpompa ke aorta di tubuh bagian depan, lalu memasuki rongga tubuh. Antara aorta dan jantung pembuluh sudah dibatasi oleh klep yang berfungsi mencegah aliran balik ketika jantung berelaksasi. Jantung pembuluh memiliki pori halus. Melalui pori halus tersebut, darah dari rongga tubuh memasuki jantung untuk dipompa kembali ke seluruh tubuh.

Loading...
0 Comments

Leave Your Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*