Teori Malapetaka

By | 03/05/2018

Menjadi bagian dari rangkaian kehidupan yang berada diatas bumi tentu saja kondisi ini perlu dimanfaatkan dengan baik. Ya, dengan memanfaatkan denga baik maka Anda bisa bertahan hidup dengan baik juga. Salah satu caranya ialah dengan mengetahui dan mempelajari terjadinya bumi.

Dimana proses terbentuknya bumi ini mampu menjadi satu topik hangat yang bisa Anda perbincangkan. Dengan begitu anda juga bisa lebih mengetahui apa yang terjadi pada bumi ini. Terkait dengan proses terbentuknya bumi, banyak sekali dari masyarakat yang memang penasaran dan juga ingin tahu terhadap kebenaran atau fakta atas proses tersebut.

Akan tetapi mencari tahu kebenaran atau fakta yang terjadi bukan merupakan satu hal yang bisa dipenuhi secara mutlak. Akan tetapi para ahli berusaha untuk menjabarkan teori yang ia miliki dibuktikan dengan berbagai bukti yang konkrit dan bisa dijelaskan secara ilmiah.

Teori Malapetaka ( Baron Georges Cuvier )

Salah satu teori yang cukup populer terjadi dengan terbentuknya muka bumi ini ialah dengan teori Malapetaka. Apa yang dikatakan pada teori Malapetaka ini? Sebelumnya perlu Anda ketahui bahwa teori Malapetaka ini dicetuskan oleh Baron Georges Cuvier.

Dalam penelitian yang telah dia lakukan, Cuvier kemudian menyimpulkan bahwa kehidupan di alam pada saat itu ditemui dan diketahui terdapat begitu banyak. Hingga kemudian bukti ini diperkuat dengan adanya kandungan fosil pada setiap lapisan kulit bumi.

Sehingga kemudian terbitlah berbagai kejadian umum diantara masyarakat. Pada penelitian ini disebutkan bahwa kelompok atau masyarakat pada tiap zaman tidak mengalami perubahan dan kemudian kondisi ini menyebabkan berbagai jenis hewan maupun binatang kemudian mulai punah.

Loading...

Setelah malapetaka ini terjadi dan kemudian usai, maka selanjutnya disampaikan bahwa berbagai jenis tumbuhan baru maupun hewan baru yang akhirnya kemudian mengalami revolusi. Sama juga dengan kondisi sebelumnya, bahwa dalam penelitian yang dilakukan oleh Wegener ini mengatakan bahwa kehidupan jaman sekarang juga akan mengalami kepunahan baik itu hewan, binatang, manusia, dan lain sebagainya.

Setelah masa kepunahan usai kemudian disampaikan bahwa akan tetap terjadi malapetaka bila kemudian proses ini berakhir.

Loading...

Artikel terkait lainnya