Teori Terbentuknya Tata Surya Menurut Kant

By | 30/04/2018

Terbentuknya Tata Surya

Alam semesta terdiri dari beberapa galaxi. Galaxi terdiri dari beberapa sistem tata surya. Tata surya adalah sebuah istilah yang pada umumnya digunakan oleh para ilmuwan untuk mendefinisikan benda-benda yang ada di langit dan ruang angkasa.

Cabang ilmu yang membahas dan mempelajari tentang sistem tata surya dan semua benda yang ada di langit disebut Astronomi. Ilmu yang mempelajari alam semesta dan tata surya berasal dari beberapa gagasan. Pada mulanya, terdapat sebuah gagasan yang mengatakan bahwa bumi merupakan titik pusat dari seluruh alam semesta.

Akan tetapi, pendapat tersebut tidak bertahan lama. Pendapat tersebut digantikan dengan gagasan yang lain. Gagasan tersebut muncul setelah diketahui bahwa bumi hanyalah salah satu planet yang ada di dalam sistem tata surya.

Kemudian pendapat lain pun muncul bahwa alam semesta terdiri dari berbagai macam galaksi dan jumlahnya banyak. Tata surya yang letaknya ada di dalam suatu galaksi juga diteliti oleh para ilmuwan. Menurut beberapa ilmuwan, tata surya merupakan kumpulan dari satelit, sembilan planet yang mengelilingi matahari, komet dan asteroid.

Benda-benda langit dan seluruh planet yang ada dalam sistem tata surya bergerak terus mengelilingi matahari. Beberapa ahli astronomi mengatakan bahwa sistem yang terdapat dalam tata surya telah tercipta sedari 4,5 milyar tahun yang telah lalu.

Pendapat tersebut disimpulkan dari bebatuan yang ada di bumi dan di ruang angkasa. Namun tidak selamanya pendapat tersebut benar.

Loading...

Teori Nebula Kant Laplace

Ada beberapa pendapat lain yang menjelaskan tentang asal usul sistem tata surya. Salah satu pendapat tentang asal usul tata surya yang terkenal ialah teori nebula atau juga disebut teori nebula Kant Laplace. Teori nebula disebut juga teori kabut. Sebelumnya, teori nebula sudah dikemukakan oleh Emmanuel Swendendenborg pada tahun 1734.

Kemudian, teori ini disempurnakan oleh Pierre Marquis de Laplace. Pada awal teori ini dikemukakan, tata surya hanya berupa kumpulan kabut tebal dan besar. Kabut besar tersebut terdiri dari es, debu, dan gas yang mengandung hidrogen tinggi.

Loading...

Artikel terkait lainnya