Ragam Informasi

Apa itu Gerhana bulan

Apabila terjadi bulan purnama, yakni bulan di salah satu simpul (atau di dekatnya), bulan akan terletak pada satu garis lurus dengan matahari dan bumi. Bulan dalam peredarannya juga akan melalui kerucut bayangan bumi. Bayangan bumi dibedakan atas bayangan parsial (penumbra) dan bayangan inti (umbra). Pada waktu bulan terkena atau memasuki kerucut bayangan ini, permukaan akan menjadi gelap dan terjadi gerhana bulan.
Ada dua macam gerhana bulan yaitu

  • gerhana sebagian (parsial), terjadi saat bulan melalui tepi bayangan inti bumi
  • Gerhana sempurna (gerhana total), terjadi saat bulan masuk seluruhnya mengenai bayangan inti bumi.

Hal yang perlu diketahui mengenai gerhana bulan adalah sebagai berikut.

  • Gerhana bulan akan terjadi jika pada saat bulan purnama, bulan berada dalam jarak yang dekat (12o) dari simpul.
  • Pada gerhana bulan, bagian bulan yang tertutup adalah sebelah kiri (timur) dan berakhir pada bagian sebelah kanan (barat).
  • Dalam satu siklus peredaran bulan (sinodis) hanya terdapat satu kali kemungkinan terjadi gerhana bulan.
  • Pada gerhana bulan total, seluruh peristiwa berlangsung paling lama 220 menit, yaitu 2 x 5 menit untuk 2 kali gerhana parsial dan 100 menit untuk gerhana total.
  • Gerhana bulan dapat di lihat di seluruh bagian bumi yang sedang mengalami malam hari.
  • Bagian bulan yang tertutup tidak menerima dan memantulkan cahaya matahari.
Loading...
Hisham
05/09/2019

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *