Apa itu Topografi? gambar detail permukaan bumi » Geografi » Usaha321
Ragam Informasi

Apa itu Topografi? gambar detail permukaan bumi

Topografi adalah gambaran terperinci dari permukaan bumi yang mencakup gunung, bukit, anak sungai, dan benjolan dan benjolan lainnya di tanah tertentu. Studi topografi dapat digunakan untuk berbagai aplikasi seperti perencanaan militer dan eksplorasi geologi. Informasi terperinci tentang permukaan dan fitur permukaan juga penting untuk perencanaan dan konstruksi proyek teknik sipil atau konstruksi utama. Baru-baru ini, survei berskala besar seperti Google Maps telah diproduksi menggunakan teknologi satelit, memberikan survei bumi yang lengkap dan menteluruh.

Topografi adalah istilah luas yang digunakan untuk menggambarkan studi terperinci tentang permukaan bumi. Ini termasuk perubahan pada permukaan seperti pegunungan dan lembah serta fitur seperti sungai dan jalan. Topografi juga bisa mencakup permukaan planet lain, bulan, asteroid dan meteor. Topografi terkait erat dengan praktik survei, yaitu praktik untuk menentukan dan mencatat posisi ti-tik-ti-tik dalam hubungan satu sama lain.

Sejarah

Kata topografi itu sendiri berasal dari bahasa Yunani “topo,” yang berarti tempat, dan “graphia,” yang berarti menulis, atau merekam. Beberapa survei topografi yang pertama diketahui dilakukan oleh militer Inggris pada akhir abad kedelapan belas. Di Amerika Serikat, survei terperinci paling awal dilakukan selama Perang 1812 oleh “Biro Topografi Angkatan Darat.” Sepanjang pemetaan topografi abad ke-20 menjadi lebih kompleks dan tepat dengan penemuan instrumen seperti theodolites dan tingkat otomatis. Baru-baru ini, perkembangan di dunia digital seperti GIS (sistem informasi geografis) telah memungkinkan kita membuat peta topografi yang semakin kompleks.

Tujuan

Topografi zaman modern umumnya berkaitan dengan pengukuran dan pencatatan kontur elevasi, menghasilkan representasi tiga dimensi permukaan bumi. Serangkaian ti-tik dipilih dan diukur berdasarkan koordinat horisontal mereka, seperti garis lintang dan bujur, dan posisi vertikal mereka, dalam hal ketinggian. Saat direkam dalam rangkaian, ti-tik-ti-tik ini menghasilkan garis kontur yang menunjukkan perubahan bertahap pada medan.

Teknik

Bentuk pengukuran yang paling banyak digunakan dikenal dengan Direct Survey. Ini adalah proses mengukur jarak dan sudut pengukuran secara manual dengan menggunakan instrumen leveling seperti theodolites. Survei langsung menyediakan data dasar untuk semua pemetaan topografi, termasuk sistem pencitraan digital. Informasi ini dapat digunakan bersamaan dengan sistem lain seperti fotografi udara atau citra satelit untuk memberikan gambaran lengkap tentang tanah yang dimaksud.

Pemetaan Sonar adalah teknik utama yang digunakan untuk memetakan dasar laut. Pulsa dikirim melalui air dari speaker bawah air, dan dipantulkan kembali oleh benda-benda di air, seperti dasar laut, tempat karang, atau kapal selam. Mikrofon mengukur gelombang suara yang dipantulkan. Waktu gema yang dibutuhkan untuk kembali sebanding dengan jarak objek pemantulan. Data ini memungkinkan perubahan di medan bawah laut dan benda-benda lain seperti bangkai kapal untuk dipetakan.

Sistem Pemetaan Digital

Ada berbagai sistem digital yang memanfaatkan data dasar yang dikumpulkan dari survei topografi untuk menghasilkan peta:

GIS menggunakan perangkat lunak komputer untuk membuat peta yang sangat terperinci dengan lapisan yang berbeda yang menampilkan hampir semua jenis elemen, seperti jalan, jembatan, bangunan, sungai, batas-batas politik, jenis tanah,

Perender 3-D menggunakan gambar satelit atau udara untuk menghasilkan model tiga dimensi menggunakan perangkat lunak komputer.

Fotografi udara dan fotogrametri menggabungkan foto dari berbagai sudut dan menggunakan proses triangulasi untuk menghitung lokasi elemen.

Hisham
07/10/2019

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *