Ragam Informasi

Apa Perbedaan tekanan darah sistol dan diastol

Sistol merupakan tekanan darah pada saat bilik jantung berkontraksi (ruang bilik menguncup). Pada saat otot bilik berkontraksi, darah dari bilik kiri yang kaya O2 dipompakan ke luar menuju aorta. Darah dari bilik kanan yang kaya CO2 dipompakan ke paru-paru melalui arteri pulmonalis. Adapun diastol merupakan tekanan darah pada saat serambi jantung menguncup dan bilik jantung mengembang (relaksasi).

Pada saat bilik jantung relaksasi, darah dari vena cava superior dan vena cava inferior yang kaya CO2 masuk ke serambi kanan, dan darah dari vena pulmonalis yang kaya O2 masuk ke serambi kiri. Diastol dapat dibagi menjadi dua proses yaitu relaksasi isovolumetrik dan ventricular filling. Pada relaksasi isovolumetrik terjadi ventrikel yang mulai relaksasi, katup semilunar dan katup atrioventrikularis tertutup dan volume ventrikel tetap tidak berubah.

Pada ventricular filling dimana tekanan dari atrium lebih tinggi dari tekanan di ventrikel, katup mitral dan katup trikuspid akan terbuka sehingga ventrikel akan terisi 80% dan akan mencapai 100 % jika atrium berkontraksi. Volume total yang masuk ke dalam diastol disebut End Diastolic Volume . Sistolik dapat dibagi menjadi dua proses yaitu kontraksi isovolumetrik dan ejeksi ventrikel. Pada kontraksi isovolumetrik, kontraksi sudah dimulai tetapi katup – katup tetap tertutup. Tekanan juga telah dihasilkan tetapi tidak dijumpai adanya pemendekan dari otot.

Pada ejeksi ventrikel , tekanan dalam ventrikel lebih tinggi dibandingkan dengan tekanan pada aorta dan pulmoner sehingga katup aorta dan katup pulmoner terbuka dan akhirnya darah akan dipompa ke seluruh tubuh. Pada saat ini terjadi pemendekan dari otot. Sisa darah yang terdapat di ventrikel disebut End Systolic Volume.

Loading...
Dais
09/09/2019

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *