Apa yang dimaksud dengan reaksi glikolisis?

Glikolisis, dari kata Yunani glykys, yang berarti “manis”, dan lisis, yang berarti “pemecahan atau kerusakan”, dapat didefinisikan sebagai urutan reaksi enzimatik yang terjadi di sitosol, tanpa adanya oksigen, mengarah pada konversi satu molekul glukosa, gula enam karbon, menjadi dua molekul piruvat, senyawa tiga karbon, secara bersamaan memproduksi dua molekul ATP (mata uang energi universal dalam sistem biologis).

Glikolisis, yang berevolusi sebelum sejumlah besar oksigen terakumulasi di atmosfer, adalah jalur metabolik dengan fluks karbon terbesar di sebagian besar sel hidup, dan hadir di hampir semua organisme.

glikolisis
glikolisis

Jalur ini, tidak membutuhkan oksigen, memainkan peran penting dalam proses metabolisme selama 2 miliar tahun pertama evolusi kehidupan, dan mungkin merupakan mekanisme biologis paling kuno untuk mengekstraksi energi dari molekul organik ketika ketersediaan oksigen rendah. Selain itu, ini adalah sumber prekursor untuk katabolisme aerobik dan untuk berbagai proses biosintesis.
Catatan: Glikolisis juga dikenal sebagai jalur Embden-Meyerhof, dinamai Gustav Embden dan Otto Meyerhof, dua peneliti yang menguraikan seluruh jalur pada otot.

Glikolisis: jalur metabolisme pertama yang harus dijelaskan

Perkembangan biokimia telah bergandengan tangan dengan penjelasan metabolisme glukosa, terutama glikolisis, jalur metabolisme pertama yang telah dijelaskan. Meskipun penjelasan dari jalur metabolik ini telah dikerjakan pada ’40 abad lalu, penemuan kunci tentang metabolisme glukosa dibuat pada tahun 1897, secara tidak sengaja, setelah timbul masalah satu tahun sebelumnya, ketika seorang kimiawan Jerman, M. Hahn , dalam upaya untuk memperoleh dan mengawetkan ekstrak protein ragi sel bebas, menemui kesulitan dalam pengawetannya. Seorang rekan, Hans Buchner, mengingat metode untuk mengawetkan selai, menyarankan untuk menambahkan sukrosa ke dalam ekstrak.

Eduard Buchner, saudara laki-laki Hans, mempraktekkan gagasan Hans, dan mengamati bahwa solusinya menghasilkan gelembung. Ini mendorong Eduard menyimpulkan bahwa fermentasi sedang terjadi, penemuan yang cukup mengejutkan. Memang, fermentasi, menurut pernyataan Pasteur pada tahun 1860, terkait erat dengan sel-sel hidup, padahal sekarang telah ditunjukkan bahwa itu juga bisa terjadi di luar mereka. Secara singkat, kedua peneliti menyangkal dogma vitalis dan memiliki peran penting dalam memulai biokimia modern.

Eduard Buchner dianugerahi Penghargaan Nobel dalam bidang Kimia pada tahun 1907 untuk penelitian ini, dan merupakan yang pertama dari beberapa peneliti yang memenangkan penghargaan untuk penemuan mereka mengenai jalur glikolitik.

Glikolisis kemudian juga diperoleh telah terjadi pada otot, yakni banyak reaksi fermentasi laktat adalah sama dengan fermentasi alkohol, sehingga mengungkapkan kesatuan mendasar dalam biokimia.

Seperti disebutkan sebelumnya, glikolisis kemudian sepenuhnya dijelaskan pada paruh pertama abad lalu sebagian besar disebabkan oleh karya para peneliti seperti Gerty dan Carl Cori, Carl Neuberg, Arthur Harden, William Young, Jacob Parnas, Otto Warburg, Hans von Euler- Chelpin, Gustav Embden dan Otto Meyerhof. Secara khusus, Warburg dan von Euler-Chelpin menguraikan seluruh jalur dalam ragi, dan Embden dan Meyerhof pada oto di tahun 30-an.