Sejarah Bahasa Indonesia secara singkat

Bahasa Indonesia merupakan bahasa nasional Negara Kesatuan Republik Indonesia. Di era modern seperti ini, tidak sedikit pemuda pemudi yang lupa, atau tidak tahu mengenai sejarah bahasa Indonesia.

Mungkin banyak dari kalian yang bertanya tanya, memangnya sejak kapan sih bahasa Indonesia menjadi bahasa resmi NKRI ? Dan mengapa bahasa Indonesia, bahasanya hampir mirip dengan bahasa Melayu ? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, silahkan baca artikel ini hingga habis.

Pada mulanya bahasa Indonesia diresmikan satu hari setelah proklamasi dibacakan, tepatnya pada tanggal 18 Agustus 1945. Jika dilihat dari sudut pandang bahasa, bahasa Indonesia merupakan, salah satu ragam dari bahasa Melayu. Dasar yang digunakannya adalah bahasa dari daerah Kepulauan Riau, yaitu bahasa Melayu Riau abad ke 19. Demi menghindari kesan “imperialisme bahasa” atau kepunahan bahasa lokal jika nama dari bahasa Melayu masih dipakai. Maka dari itu, pada tanggal 28 Oktober 1928, bertepatan dengan hari lahirnya Sumpah Pemuda Bahasa Indonesia di resmikan sebagai bahasa nasional Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tentunya bahasa Melayu Riau abad ke 19 dan bahasa Indonesia, memiliki perbedaan.

Mengapa bahasa Indonesia diambil dari ragam Bahasa Melayu ? Hal tersebut dapat terjadi karena bahasa Melayu merupakan bahasa yang sudah digunakan sebagai bahasa pengantar ataupun bahasa pergaulan di Nusantara. Selain itu bahasa Melayu yang tidak ada tingkatan bahasa dan sederhana, sehingga dapat mudah di pelajarinya. Suku sunda, suku jawa, dan suku- suku yang ada di Indonesia lainnya, juga dapat dengan mudah menerima bahasa Melayu untuk diangkat menjadi bahasa Indonesia.

Hingga saat ini bahasa Indonesia masih dipakai secara luas baik di dunia perguruan, sastra, media dan lainnya. Jika dilihat dari tata bahasa dan bunyi setiap kata dalam bahasa Indonesia, bahasa Indonesia relatif mudah untuk diucapkan dan di pelajari.

Sekian sedikit informasi mengenai Sejarah Bahasa Indonesia. Semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. Jangan lupa share, dan komen juga kurang nya apa, terus komen juga mau artikel apa selanjutnya.
Terima Kasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca. 🙂

Related Posts