3 Bagian Sperma Manusia dan Fungsinya

Bagian-Bagian Sperma Manusia

Banyak diantara kita yang masih belum mengetahui bagian-bagian sperma pada manusia yang ternyata banyak mempengaruhi kesuburan kita. Sperma pada pria memang memiliki beberapa bagian yang bagian-bagian tersebut memiliki fungsi dan kegunaannya masing-masing.

Fungsi dan kegunaan dari bagian pada sperma sangat penting untuk kita ketahui, karena hal tersebut dapat meningkatkan kualitas sperma kita nantinya. Kematangan dari sel sperma yang dihasilkan oleh pria juga dipengaruhi oleh banyak faktor.

Seperti faktor keturunan atau genetik, pola hidup, pola makan, dan kebiasaan-kebiasaan buruk lainnya juga dapat menurunkan kualitas sperma pada pria. Kebiasaan merokok dan minum alkohol ternyata tanpa disadari hal tersebut dapat menurunkan tingkat kesuburan pada pria.

Oleh sebab itu, menjaga kesehatan tubuh dan jiwa merupakan salah satu cara yang paling ampuh untuk dapat meningkatkan sel sperma pria. Bagian-bagian pada sel sperma pria memang tidak banyak, hanya terdapat tiga bagian utama dalam sel sperma pria. Berikut tiga bagian utama sel sperma pria beserta fungsi dan kegunaannya:

Anatomi Sperma
Anatomi Sperma

1. Bagian Kepala Sperma

Bagian kepala sperma memiliki fungsi utama yaitu memegang DNA dari sel sperma. Selain itu, bagian kepala ini juga berfungsi untuk memecah inti sel telur dari wanita sehingga dapat dibuahi.

2. Bagian Tubuh Sperma (midpiece)

Bagian tubuh atau tengah pada sperma memiliki fungsi utama membawa energi dari sperma sehingga dapat bergerak dan membuahi sel telur. Energi pada sperma bernama Mitokondria.

3. Bagian ekor Sperma

Bagian ekor sperma berfungsi untuk menggerakan sperma. Bagian ekor ini seperti baling-baling yang terus berputar dan membuat sperma akan terus bergerak. Bagian-bagian dalam sperma memang memiliki fungsi dan kegunaannya masing-masing.

Jika ada dari salah satu bagian saja yang rusak, maka hal tersebut dapat mempengaruhi pergerakan dan kesuburan dari sel sperma tersebut. Sperma pada pria juga dapat bergerak dengan kecepatan 30 inci perjam, hal ini dikarenakan bentuk dan ukuran sel sperma yang kecil.

Related Posts