10 tips yang akan membantu Anda menutup negosiasi dengan baik

Apakah di tempat kerja (misalnya, di departemen penjualan), dengan pasangan kita atau dalam situasi lain dalam kehidupan kita sehari-hari, kita semua harus bernegosiasi di beberapa titik dalam hidup kita, karena kita adalah makhluk sosial dan kita harus hidup dengan orang lain..

Negosiasi adalah seni, dan untuk ini kita harus menguasai tidak hanya beberapa teknik yang dirancang khusus untuk memaksimalkan peluang keberhasilan kita dalam negosiasi, tetapi kita harus menguasai serangkaian keterampilan komunikasi seperti yang kita jelaskan dalam artikel ” 10 dasar komunikasi. keterampilan “

Kiat untuk menutup kesepakatan dengan sukses

Sekarang, apa yang bisa kita lakukan agar berhasil dalam negosiasi? Pada baris berikut kita menjelaskannya kepada Anda.

1. Kenali lawan bicara Anda

Itu selalu ideal untuk mengetahui dengan siapa kita berbicara (misalnya, nilai-nilai mereka). Terkadang, dimungkinkan untuk menyelidiki orang di depan kita, baik melalui jejaring sosial mereka, Google atau dengan kenalan bersama. Namun pada kesempatan lain, ini tidak mungkin, jadi kita harus meluangkan waktu untuk mencari tahu lebih banyak tentang seperti apa orang di depan kita dan menganalisis situasi di sekitar kita.

2. Identifikasi kebutuhan orang lain

Tidak hanya perlu untuk mengetahui informasi tentang orang tersebut dan seperti apa mereka, tetapi kita harus mengetahui kebutuhan mereka. Mengetahui apa yang Anda cari dan apa yang ingin Anda dapatkan sangat penting untuk dapat bernegosiasi dengan seseorang. Jika tidak, kita akan mendapatkan jackpot.

3. Jelas tentang apa yang Anda tawarkan

Selain mengetahui produk atau kebutuhan lawan bicara lainnya, Anda juga wajib mengetahuinya. “Apa yang kamu tawarkan?” atau “Apa yang kamu butuhkan?” adalah beberapa pertanyaan yang harus Anda tanyakan pada diri sendiri sebelum memulai percakapan negosiasi. Negosiasi apa pun mengharuskan Anda mengenal diri sendiri secara mendalam dan jelas tentang nilai tambah yang Anda tawarkan.

  • Artikel terkait: ” 30 pertanyaan untuk mengenal diri sendiri lebih baik “

4. Berempati

Empati adalah kunci dalam setiap hubungan interpersonal, tetapi juga kunci ketika kita berniat untuk bernegosiasi dengan orang lain. Empati berarti menempatkan diri Anda di tempat orang lain, memahami dunia yang mereka rasakan dan emosi yang mereka rasakan. Ini penting jika kita ingin negosiasi berakhir dengan sukses, karena memungkinkan kita untuk mengatur perilaku kita sendiri dan menyesuaikannya dengan situasi dan lawan bicara yang kita negosiasikan.

  • Artikel terkait: ” Apakah Anda seorang yang berempati? 10 ciri khas orang yang berempati “

5. Mendengarkan secara aktif

Ketika kita bernegosiasi, orang lain memiliki banyak hal untuk dikatakan dan bukan hanya kita. Tetapi meskipun kelihatannya tidak seperti itu, seringkali kita mendengar dan tidak mendengarkan. Ini terjadi terutama dalam negosiasi, di mana kita ingin memaksakan kebutuhan kita dan sangat umum bahwa kita ingin menjual diri kita dengan baik dengan segala cara, dan terkadang hanya memikirkan diri kita sendiri.

Dan mendengarkan sama pentingnya dengan berbicara, dan itulah mengapa penting untuk melakukan komunikasi yang lengkap dengan pihak lain dari meja perundingan. Pilihan terbaik dalam hal ini adalah mendengarkan secara aktif, yang tidak hanya berfokus pada pesan verbal, tetapi juga pada pesan non-verbal dan pada emosi yang diproyeksikan orang lain.

  • Jika Anda ingin mempelajari aspek ini, Anda dapat membaca artikel ” Mendengarkan secara aktif: kunci untuk berkomunikasi dengan orang lain”

6. Jangan berharap mendapatkan semua yang kamu inginkan

Ketika kita menghadapi negosiasi, penting untuk menyadari bahwa kita tidak akan selalu mencapai 100% dari apa yang kita usulkan karena orang lain juga memiliki kebutuhan. Oleh karena itu, penting untuk belajar berkompromi, tetapi tidak dengan biaya apa pun. Tujuannya adalah untuk mencapai keseimbangan, ke titik di mana dua lawan bicara menang.

7. Bersikaplah persuasif

Negosiator yang baik haruslah orang yang memiliki keterampilan persuasi, karena itu perlu untuk meyakinkan lawan bicara lain bahwa apa yang kita tawarkan baik untuknya dan juga untuk kita. Persuasi tidak menipu orang lain, itu adalah seni yang dapat dipelajari dan bertujuan untuk membuat sudut pandang kita menarik bagi orang lain juga.

  • Untuk memperdalam: ” Persuasi: definisi dan unsur seni meyakinkan “

8. Percaya diri

Tidak mungkin meyakinkan siapa pun jika kita tidak yakin dengan apa yang kita tawarkan. Apalagi jika kita tidak yakin dengan peluang kita untuk berhasil dalam negosiasi. Seringkali bukan apa yang kita katakan, tetapi bagaimana kita mengatakannya. Jika kita yakin dengan argumentasi kita, kemungkinan orang lain akan mempercayai apa yang kita ajukan.

9. Kelola emosi Anda dengan tepat

Negosiasi bukanlah tempat tidur mawar, jadi ada saat-saat yang saling bertentangan. Jika kita ingin negosiasi berakhir dengan baik, kita perlu mengarahkan situasi ke area yang memungkinkan untuk berbicara dengan tenang. Oleh karena itu, mengendalikan dan mengelola emosi hampir wajib, karena marah sama sekali tidak menguntungkan kelancaran negosiasi.

Jika Anda menyadari bahwa negosiasi itu rumit dan kedua belah pihak tidak berada di zona negosiasi yang optimal, lebih baik istirahat beberapa menit untuk mengklarifikasi ide dan kembali ke meja negosiasi dengan semangat yang berbeda.

  • Perhatian penuh dapat menjadi alat yang baik untuk saat-saat ketegangan ini. Anda dapat mengetahui lebih lanjut di artikel “ Perhatian penuh di tempat kerja: apa manfaatnya? “

10. Bersikap positif

Sikap positif dan optimisme diperlukan dalam negosiasi, karena mungkin ada kalanya hal-hal tidak berjalan seperti yang Anda inginkan. Tetap positif membantu Anda menemukan keseimbangan dan memungkinkan Anda menghadapi situasi buruk yang mungkin muncul di meja perundingan.

Related Posts