Campuran homogen: Apa itu, definisi, serta contoh » Kimia » Usaha321
Ragam Informasi

Campuran homogen: Apa itu, definisi, serta contoh

Apa yang dimaksud campuran homogen? Campuran homogen adalah gabungan yang zat penyusunnya tercampur sempurna, jadi penggabungan dua jenis zat atau lebih ini sudah tidak terlihat lagi perbedaan sifat masing-masing zat setelah terjadi reaksi kimia. Sisitem koloid fasa terdispersi gas dan medium pendispersi gas tidak ada dikarenakan campuran antara gas dengan gas selalu menghasilkan campuran yang bersifat homogen, partikel-partikel gas berukuran molekul atau ion ( diameter < 10-7 Cm) dan jarak antar partikel gas tersebut sangat renggang. Berbanding terbalik dengan campuran homogen, campuran heterogen adalah campuran yang memiliki komposisi atau perbandingan antara masing-masing zat-nya yang berbeda-beda. Contohnya larutan gula dalam air, di mana air dianggap sebagai pelarut (solvent), dan gula sebagai zat terlarut (solute).

Campuran tidak bisa dilakukan dengan menggunakan Reaksi Kimia, oleh sebab itu perubahan Sifat pada sebuah Zat Penyusun dari suatu Campuran tidak akan mengalami proses perubahan. Biasanya, campuran terdiri dari banyak senyawa dicampur bersama-sama, namun ada kemungkinan untukmemiliki campuran (udara adalah contoh) di mana unsur zat yang dikombinasikan dengan senyawa. Di sisi lain, dalam campuran heterogen, komposisi tidak sama Berbeda dengan zat murni, kelas yang hanya mencakup unsur-unsur dan senyawa, campuran merupakan kategori yang lebih luas. Contoh proses pemisahan campuran gula dengan garam menggunakan pelarut alkohol dimana gula larut di dalam alkohol sedangkan garam tidak larut. Koloid bersifat homogen; Namun, mereka berada di antara campuran homogen dan heterogen karena partikel mereka cukup untuk diperhatikan dalam media tertentu.

Gelatin gelatin adalah koloid, sejenis campuran homogen khusus di mana partikel mikroskopis didispersikan dalam zat tersebut. Secara makroskopis, koloid terlihat seperti larutan , di mana terbentuk campuran homogen dari zat terlarut dan pelarut.

Karena memiliki sifat dan komposisi yang sama pada setiap bagian campuran dan tidak dapat dibedakan secara langsung, contoh:larutan gula akan memperoleh larutan yang rasa manisnya sama pada setiap bagian larutan. Berdasarkan percobaan yang telah dilakukan maka, hasil campuran seperti larutan gula, larutan garam dapur, dan campuran kuning telur yang di aduk merupakan contoh dari campuran homogen.

Contohnya sebagai larutan salin adalah kombinasi dua zat, yaitu antara air (cair) dan garam (padat), tetapi rasa, warna dan perbandingannya Kemurnian masih selalu nyata. Zat komposit yang, seperti pembentukan campuran homogen ini, dapat berbentuk padat, gas atau cair. Campuran homogen merupakan penggabungan dua jenis zat atau lebih dimana tidak terlihat lagi perbedaan sifat masing-masing zat setelah terjadi reaksi kimia.

Koloid merupakan suatu bentuk campuran dua atau lebuh zat yang terkesan bersifat homogen namun masih dapat dibedakan sehingga termasuk campuran heterogen. Suatu senyawa terbentuk sebagai hasil suatu peristiwa kimia atau reaksi kimia, sedangkan campuran dihasilkan dari proses perubahan yang sama sekali berbeda, yaitu peristiwa fisika. Gelatin gelatin adalah koloid, suatu jenis khusus campuran homogen di mana partikel-partikel kecil secara mikroskopis tersebar di seluruh bahan.

Logam Paladium merupakan contoh campuran antara Gas dalam Zat Padat, yaitu terdiri dari Nitrogen (N), Karbondioksida (Co²), dan Uap Air (H²). Campuran Homogen atau Larutan ini memiliki sifat bahwa, setiap Zat Penyusun yang berfungsi sebagai pembentukannya memiliki persamaan, baik berupa Rasa, Warna, dan Perbandingannya. Selalu ada dua atau lebih fase dalam campuran heterogen, di mana Anda dapat mengidentifikasi wilayah dengan sifat-sifat yang berbeda dari daerah lain, bahkan jika itu adalah keadaan materi yang sama (misalnya, cair, padat).

Jadi, Anda tidak akan mengamati cairan dan gas atau cairan dan padatan dalam campuran homogen. Anehnya, campuran homogen tidak terbatas pada cairan, mereka juga bisa berupa gas dan padatan. Campuran merupakan zat yang dibentuk dari berbagai jenis zat baik padat, cair, maupun gas. Campuran homogen banyak kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari, contohnya yaitu larutan gula, larutan garam, dan sirop.

Sol merupakan jenis koloid dimana fase terdispersinya merupakan zat padat dan medium pendispersinya bisa berupa padat, cair atau gas sehingga menghasilkan tiga (3) macam koloid sol, yaitu sol padat, sol cair dan sol gas. Campuran heterogen atau campuran kasar adalah kumpulan dari beberapa zat individu yang masing-masing sifat zat tunggal masih terlihat, misalnya campuran pasir dalam air.

Ada dua jenis campuran di alam, yaitu campuran homogen atau dikenal dengan larutan heterogen dan campuran yang dikenal sebagai campuran kasar atau campuran. Jadi, suatu campuran berarti kombinasi dari dua atau lebih zat individu (unsur atau senyawa) tanpa reaksi kimia yang terjadi dengan komposisi yang tidak selalu tetap. Air sebagai contoh, terdiri dari hidrogen dan oksigen dengan perbandingan atom 2:1 Jadi, kita dapat menyatakan bahwa bersenyawa membentuk zat baru (berlangsung secara kimia), sedangkan bercampur tidak membentuk zat baru (berlangsung secara fisika).

Hisham
11/10/2019

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *