Ragam informasi

Contoh Peristiwa Gaya Kohesi dan adhesi

Gaya dapat kita temui dalam berbagai macam peristiwa dalam kehidupan sehari-hari. Seperti halnya kohesi dan adhesi yang merupakan sebuah gaya tarik menarik antar partikel sebuah zat. Kohesi merupakan gaya tarik menarik partikel yang sejenis. Dalam peristiwa kohesi dipengaruhi oleh kerapatan dan jarak antarpartikel dalam zat. Gaya ini menyebabkan dua zat tidak akan melekat apabila dicampurkan. Sehingga gaya kohesi dalam zat padat lebih besar dibandingkan dengan zat cair maupun zat gas.

Contoh Peristiwa Gaya Kohesi

Dalam kehidupan sehari-hari banyak contoh peristiwa yang dapat kita temui untuk gaya kohesi ini. Beberapa peristiwa itu seperti berikut :

  1. Air dan minyak tidak akan bercampur.
  2. Air raksa tidak melekat pada dinding pipa kapiler.
  3. Air yang berada diatas daun talas.
  4. Gaya Tarik menarik antara molekul-molekul gula yang membentuk butiran gula pasir,dan sebagainya.

Contoh Peristiwa Gaya Adhesi

Selain gaya kohesi ada lagi yakni gaya adhesi,tetapi keduanya memiliki perbedaan.  Jika kohesi merupakan gaya tarik menarik pada partikel yang sama, maka adhesi merupakan  gaya tarik menarik pada partikel yang jenisnya berbeda. Sehingga adhesi akan menyebabkan dua zat saling melekat apabila dicampurkan. Peristiwa adhesi dalam kehidupan sehari-hari yaitu

  1. Bercampurnya air dengan teh atau kopi.
  2. Melekatnya air pada dinding pipa kapiler.
  3. Tinta melekat pada kertas.
  4. Cat menempel pada tembok.
  5. Semen yang melekatkan baru dengan pasir,dan sebagainya.

Dalam peristiwa kohesi dan adhesi ini mempengaruhi zat cair sehingga memneyebabkan terjadinya beberapa peristiwa. Peristiwa meniskus (permukaan) cembung dan cekung. Permukaan sebuah zat cair pada pipa kapiler akan cekung apabila adhesi lebih besar dari kohesi.
Sedangkan permukaan zat cair akan cembung jika kohesi lebih besar dibandingkan adhesi . Peristiwa lain yaitu kapilaritas atau peristiwa naik turunnya zat cair dalam celah sempit atau pipa kapiler. Selain kedua itu ada peristiwa tegangan permukaan, yakni kecenderungan zat cair untuk menegang sehingga pada permukaan zat cair yang seolah-olah ada selaput yang dapat menahan benda. Beberapa kondisi yang mungkin terjadi saat kita mencampur 2 macam zat. Kondisi ini dipengaruhi oleh gaya kohesi dan adhesi yaitu :

  1. Jika gaya kohesi antar partikel zat yang berbeda lebih besar dari gaya adhesinya makan kedua zat tidak akan bercampur.
  2. Jika gaya kohesi dan adhesinya sama-sama besar, maka kedau zat tersebut akan bercampur merata.
  3. Jika gaya adhesi antarpartikel zat yang berbeda lebih besar,maka kedua zat tersebut akan saling menempel.

Dais
18/08/2018