Dre'Mont Jones Authentic Jersey  Globalisasi: Dampaknya pada Fungsi Negara | Usaha321.net
Ragam informasi

Globalisasi: Dampaknya pada Fungsi Negara

Globalisasi telah menghasilkan perubahan halus dalam fungsi-fungsi negara. Perannya dalam kepemilikan dan produksi barang telah berkurang. Namun, ini tidak berarti lepas dari campur tangan negara.
Di era globalisasi, fungsi negara mulai mengalami perubahan. Dengan semakin meningkatnya investasi sektor publik, privatisasi didorong. Sektor publik dibuat untuk bersaing dengan sektor swasta, dan secara keseluruhan kompetisi terbuka, perdagangan bebas, ekonomi pasar, dan globalisasi dipraktikkan. Kepemilikan industri oleh negara ditolak. Peran negara mulai muncul sebagai fasilitator dan koordinator.
Di bawah Globalisasi negara terus menjadi negara kesejahteraan. Namun, kegiatan ekonominya terbatas pada dua bidang utama:
(i) Kegiatan yang pada dasarnya diperlukan untuk operasi ekonomi. Sekarang bertindak sebagai fasilitator dan koordinator dan menahan diri dari bertindak sebagai pemilik dan regulator. Bertindak untuk memastikan fungsi pasar yang lancar dan teratur. Ia mencoba untuk mengamankan stabilitas di pasar melalui kebijakan ekonomi makro.
(ii) Kegiatan yang bertujuan menyediakan layanan sosial yang penting seperti pendidikan, perawatan kesehatan, dan jaminan sosial bagi masyarakat.
Negara terus menjadi negara yang sejahtera dengan melakukan semua fungsi perlindungan serta beberapa fungsi pembangunan sosial-ekonomi. Itu terus bertindak sebagai regulator dan koordinator ekonomi. Ia terus mengatur ekonomi demi kepentingan keadilan sosial dan kesejahteraan rakyat. . Namun, sudah keluar dari bidang produksi barang. Sektor swasta kini mulai bertindak sebagai pemilik utama bisnis dan industri di setiap negara bagian. Di era Globalisasi ini, beberapa perubahan telah terjadi dalam fungsi-fungsi Negara:

1. Penurunan kegiatan ekonomi Negara:

Proses liberalisasi-privatisasi telah bertindak sebagai sumber pembatasan pada peran negara dalam bidang ekonomi. Sektor publik diprivatisasi.

2. Penurunan peran Negara dalam Ekonomi Internasional:

Munculnya perdagangan bebas, persaingan pasar, perusahaan multinasional dan organisasi ekonomi internasional dan blok perdagangan seperti Uni Eropa, NAFTA, APEC, ASEAN dan lainnya, telah membatasi ruang lingkup peran negara dalam bidang ekonomi internasional.

3. Batasan tentang Kedaulatan Eksternal Negara:

Meningkatnya saling ketergantungan internasional telah memaksa setiap negara untuk menerima batasan kedaulatan eksternal. Setiap negara sekarang merasa penting untuk menerima aturan sistem ekonomi internasional, WTO, Bank Dunia dan IMF.

4. Tumbuhnya Oposisi Orang-orang terhadap Negara Masing-masing:

Globalisasi telah mendorong dan memperluas hubungan sosial-ekonomi-budaya dan kerja sama antar-orang di dunia … Revolusi TI dan pengembangan sarana transportasi dan komunikasi yang cepat telah bersama-sama menjadikan dunia ini sebagai Komunitas Global yang nyata.
Orang-orang dari masing-masing negara bagian sekarang berurusan dengan orang-orang dari negara bagian lain sebagai anggota Komunitas Dunia. Loyalitas terhadap negara masing-masing terus berlanjut, tetapi sekarang rakyat tidak ragu untuk menentang kebijakan negara yang dianggap tidak selaras dengan tuntutan globalisasi.

5. Pentingnya Pengurangan Kekuatan Militer Negara:

Negara terus mempertahankan kekuatan militernya sebagai dimensi penting dari kekuatan nasionalnya. Namun, kekuatan yang diperoleh oleh gerakan untuk perdamaian internasional dan hidup berdampingan secara damai sebagai cara hidup telah cenderung mengurangi pentingnya kekuatan militer negara.

6. Meningkatkan Peran Konvensi dan Perjanjian Internasional:

Beberapa konvensi dan perjanjian internasional telah membatasi beberapa negara. Semua negara bagian sekarang merasa penting untuk mengikuti aturan dan norma yang ditetapkan oleh konvensi semacam itu. Kebutuhan untuk memerangi ancaman terorisme dan proliferasi nuklir jahat serta tanggung jawab bersama untuk melindungi lingkungan dan hak asasi manusia, telah memaksa semua negara untuk menerima aturan dan peraturan yang dianggap penting untuk mengamankan tujuan-tujuan ini. Dengan demikian, Globalisasi dan beberapa faktor lainnya telah bersama-sama bertanggung jawab untuk mempengaruhi perubahan peran Negara di zaman sekarang.

biologi
10/04/2019