Upaya Pencegahan Malaria

Pengertian dan Penyebab Malaria

Diantara nama – nama penyakit yang berbahaya tersebut, ada satu nama penyakit yang sebaiknya anda waspadai sebelum terjadi pada diri anda atau keluarga anda. Satu nama tersebut ialah malaria. Apa itu malaria ? Malaria merupakan suatu penyakit yang dikarenakan adanya parasit.

Parasit ini akan menginfeksi nyamuk yang kemudian nyamuk tersebut menggigit manusia. Hal inilah yang menyebabkan penyakit malaria. Walaupun hanya dengan satu gigitan nyamuk yang sudah terinfeksi parasit tersebut, seseorang bisa terjangkit penyakit malaria.

Malaria bukanlah penyakit yang bisa dianggap remeh dan dibiarkan begitu saja tanpa ditangani secara serius. Jika sampai terlalaikan dalam mengurus dan menangani malaria ini, korban bisa mengalami kematian. Nyamuk yang diinfeksi oleh plasmodium ialah nyamuk anopheles berjenis kelamin betina.

Nyamuk anopheles ini lebih sering melakukan gigitan pada saat malam hari. Malaria ini bisa menyerang manusia melalui gigitan nyamuk anophele tersebut yang telah terjangkit parasit plasmodium melalui peredaran darah manusia.

Kelima jenis parasit yang bisa menyebabkan malaria melaui gigitan nyamuk diantaranya yaitu Plasmodium vivax, Plasmodium falciparum, Plasmodium knowlesi, Plasmodium malariae, dan Plasmodium ovale. Dari parasit itulah malaria timbul dan menyerang pada manusia.

Gejala Penyakit Malaria

Ada beberapa gejala yang akan muncul sebagai tanda bahwa orang tersebut menderita penyakit malaria. Gejala tersebut meliputi timbulnya demam, badan berkeringat, kedinginan atau menggigil, mengalami muntah, nyeri otot, diare dan sakit kepala.

Beberapa gejala penyakti malaria tersebut akan tampak jelas setelah seseorang tesebut mengalami gigitan nyamuk jarak antara satu minggu atau dua minggu.

Beberapa Upaya Pencegahan Penyakit Malaria

Beberapa upaya pencegahan penyakit malaria diantaranya ialah dengan meminimalisir perkembangan nyamuk yang bisa membawa virus malaria. Beberapa cara tersebut ialah membersihkan dan menguras tempat penyimpanan air secara rutin dan teratur minimal satu minggu satu kali.

Selain itu, menutup beberapa tempat yang menjadi sarang bertumbuh dan berkembang biaknya nyamk tersebut. Bila ada barang bekas yang berpotensi menyebabkan genangan air, maka kuburlah barang-barang tersebut ke dalam tanah. Kemudian hindari meletakkan pakaian secara menggantung di dalam kamar.

Related Posts