Aturan Konfigurasi Elektron

Fungsi Konfigurasi Elektron

Dalam ilmu elektronika atau kelistrikan sudah tentu ada teori yang akan membahas mengenai aturan konfigurasi elektron. Adanya aturan konfigurasi elektron ini dilakukan untuk bisa menentukan sifat kimia dari adanya suatu unsur.

Dalam konfigurasi elektron ini akan mendeskripsikan susunan dari elektron dalam suatu proses orbital atom. Dengan melakukan konfigurasi pada elektron ini maka jumlah dari elektron yang ada pada lapiasn kulit terluar akhirnya dapat ditentukan. Nah dari jumlah elektron yang sudah diketahui inilah yang akhirnya menjadi suatu hal yang bisa digunakan untuk menentukan sifat kimia unsur tertentu.

Sebelum belajar mengenai konfigurasi elektron maka anda harus paham aturan di dalamnya. Konfigurasi Elektron memiliki 3 aturan yang harus anda pahami. Diantaranya adalah :

1. Prinsip Aufbau

Dalam prinsip aufbau ini dapat dikatakan bahwa proses mengisi elektron akan dilakukan dan dimulai dari energi yang terendah menuju energi tertinggi.

Konfigurasi Elektron
Konfigurasi Elektron

2. Larangan Pauli

Larangan pauli ini berisi tentang suatu teori atau pernyataan pasti yang terjadi dalam suatu orbital atom. Pernyataan tersebut yakni dua elektron yang ada dalam satu atom tidak bisa mempunyai bilangan kuantum yang sifatnya sama. Dengan kata lain dua elektron yang berada dalam suatu atom harus memiliki arah putaran atau yang bisa disebut dengan spin, yang berbeda. Bilangan kuantum pada spin juga harus berbeda.

3. Aturan hund

Dalam aturan ini elektron yang satu akan diisi untuk setiap jenis orbital dengan spin yang sama. Saat keadaan semua orbital telah terpenuhi dengan satu elektron maka sisa elektron lainnya akan diisikan pada orbital yang memiliki arah berlawanan atau spin yang tidak sama dan berlawanan. Sehingga di dalam orbital terdapat pasangan elektron tertentu.

Nah dengan mengetahui 3 aturan konfigurasi elektron tersebut maka kita akan semakin paham akan aturan yang harus dipenuhi sebelum melakukan proses pengisian elektron pada orbital atom. Dengan mengetahui hal ini maka kita akan semakin mudah mengetahui dan menemukan sifat suatu unsur kimia.

Related Posts