Kegunaan Gas Metana Dalam Industri Petrokimia

Pengertian dan Contoh Produk Petrokimia

Industri petrokimia adalah suatu industri yang bekerja dalam bidang produk minyak bumi yang tersedia, dengan kebutuhan masyarakat akan bahan kimia atau bahan konsumsi dalam kehidupan sehari hari. Contoh produk petrokimia diantaranya yaitu metana, propane, butana, bensin, minyak tanah, bahan bakar disel, bahan bakar pesawat.

Selain itu juga contoh produk pterokimia yang lainnya ialah berbagai bahan kimia untuk pertanian seperti pestisida, herbisida, dan pupuk serta bahan bahan seperti plastik, aspal dan serat buatan.

Fungsi Gas Metana

Metana adalah hidrokarbon paling sederhana berbentuk gas. Metana murni tidak berbau, tetapi biasanya untuk mendeteksi kebocoran metana ini dicampur dengan belerang untuk bisa mendeteksi kebocoran yang ada. Perusahaan petrokimia lokal terbesar di Indonesia yaitu Pertamina.

Fungsi gas metana sendiri dalam industri ini yaitu sebagai salah satu bahan bakar atau suatu bahan yang menjadi campuran minyak bumi yang akan diolah menjadi suatu bahan bakar ataupun bahan kimia yang lain. Berikut beberapa kegunaan gas metana dalam industri petrokimia, gas elpiji yang di keluarkan pertamina  yang kita gunakan untuk memasak sehari-hari merupakan gas yang mengandung metana.

Gas Metana dalam Petrokimia
Gas Metana dalam Petrokimia

Selain menjadi campuran gas elpiji yang digunakan sehari hari, gas metana ini menjadi bahan baku yang berfungsi mengganti bahan bakar fosil yang semakin hari semakin sedikit jumlahnya. Intinya gas metana di dalam perindustrian petrokimia bisa menjadi bahan dasar atau bahan campuran yang diolah untuk dijadikan kebutuhan atau di gunakan dalam kehidupan sehari hari.

Gas metana ini sebenarnya dapat kita temukan dengan mudah disekitar kita. Sampah-sampah organik yang ada disekitar kita setelah dilakukan perombakan atau pengolahan oleh bakteri mengandung gas metana. Terbukti, beberapa industri memanfaatkan sampah organik untuk mengisolasi atau menjadikan gas metana ini sebagai alternatif pengganti energi berbahan dasar fosil.

Metana juga dapat ditemukan didalam kotoran hewan, beberapa industri juga mengganti energi berbahan dasar fosil dengan kotoran hewan. Selain itu metana juga dapat terbentuk melalui suatu proses pembakaraan biomasa. Serta dilahan yang gambut juga terdapat banyak gas metana yang tersedia.

Sebenarnya gas metana di alam ini sangat mencukupi kebutuhan manusia. Namun pasti setiap eksploitasi yang dilakukan akan menimbulkan dampak negatif dan postif bagi kehidupan.

Related Posts