Ragam Informasi

Pengertian dan Fungsi Perikardium

Apa itu Perikardium?

Perikardium adalah kantung berisi cairan yang mengelilingi jantung dan ujung proksimal aorta, vena cavae, dan arteri pulmonalis. Jantung dan perikardium terletak di belakang sternum (tulang dada) pada posisi di tengah rongga dada yang dikenal sebagai mediastinum. Perikardium berfungsi sebagai pelindung luar dari jantung, organ vital dari sistem sirkulasi dan sistem kardiovaskular. Fungsi utama jantung adalah membantu sirkulasi darah ke jaringan dan organ tubuh.

Fungsi Perikardium

Perikardium memiliki beberapa fungsi pelindung:

  • Menjaga jantung yang ada di dalam rongga dada
  • Mencegah jantung tidak meluas berlebihan ketika volume darah meningkat
  • Membatasi gerakan jantung
  • Mengurangi gesekan antara jantung dan jaringan sekitarnya
  • Melindungi jantung dari infeksi

Sementara perikardium menyediakan sejumlah fungsi yang berharga, itu tidak penting untuk kehidupan. Jantung dapat mempertahankan fungsi normal tanpanya.

Membran Perikardial

Perikardium dibagi menjadi tiga lapisan membran:

  • Perikardium Fibrous adalah kantung fibrosa luar yang menutupi jantung. Ini menyediakan lapisan pelindung luar yang melekat pada sternum oleh ligamen sternoperikardial. Perikardium berserat membantu menjaga jantung yang terkandung di dalam rongga dada. Ini juga melindungi jantung dari infeksi yang berpotensi menyebar dari organ terdekat seperti paru-paru.
  • Perikardium Parietal adalah lapisan antara perikardium berserat dan perikardium viseral. Ini berlanjut dengan perikardium berserat dan memberikan lapisan tambahan isolasi untuk jantung.
  • Viseral perikardium adalah lapisan dalam dari perikardium dan lapisan luar dinding jantung. Juga dikenal sebagai epikardium, lapisan ini melindungi lapisan jantung bagian dalam dan juga membantu dalam produksi cairan perikardial. Epikardium terdiri dari jaringan ikat serat elastis dan jaringan adiposa (lemak), yang membantu untuk mendukung dan melindungi lapisan jantung bagian dalam. Darah kaya oksigen dipasok ke epikardium dan lapisan jantung bagian dalam oleh arteri koroner.

Rongga Perikardial

Rongga perikardial terletak di antara perikardium viseral dan perikardium parietal. Rongga ini diisi dengan cairan perikardial yang berfungsi sebagai peredam kejut dengan mengurangi gesekan antara membran perikardial. Ada dua sinus perikardial yang melewati rongga perikardial. Sinus adalah gang atau saluran. Sinus perikardial transversal diposisikan di atas atrium kiri jantung, anterior ke vena cava superior dan posterior ke trunkus pulmonalis dan aorta asenden. Sinus perikardial oblique terletak di posterior ke jantung dan dibatasi oleh vena kava inferior dan vena pulmonalis.

Eksterior Jantung

Lapisan permukaan jantung (epikardium) berada tepat di bawah perikardium berserat dan parietal. Permukaan jantung eksternal mengandung lekukan atau sulci, yang menyediakan jalan keluar untuk pembuluh darah jantung. Sulci ini berjalan sepanjang garis yang memisahkan atria dari ventrikel (sulkus atrioventrikular) serta sisi kanan dan kiri ventrikel (sulkus interventrikular). Pembuluh darah utama yang memanjang dari jantung meliputi aorta, batang paru, vena pulmonal, dan vena kava.

Gangguan Perikardium

Perikarditis adalah gangguan perikardium di mana perikardium menjadi bengkak atau meradang.
Peradangan ini mengganggu fungsi jantung yang normal. Perikarditis bisa akut (terjadi secara tiba-tiba dan cepat) atau kronis (terjadi selama periode waktu dan berlangsung untuk waktu yang lama). Beberapa penyebab perikarditis termasuk infeksi bakteri atau virus, kanker, gagal ginjal, obat-obatan tertentu, dan serangan jantung.

Efusi perikardial adalah kondisi yang disebabkan oleh akumulasi sejumlah besar cairan antara perikardium dan jantung. Kondisi ini dapat disebabkan oleh sejumlah kondisi lain yang mempengaruhi perikardium, seperti perikarditis.

Tamponade jantung adalah tekanan yang menumpuk di jantung karena cairan berlebihan atau darah yang menumpuk di perikardium. Tekanan berlebih ini tidak memungkinkan ventrikel jantung berkembang penuh. Akibatnya, output jantung berkurang dan suplai darah ke tubuh tidak mencukupi.

Kondisi ini paling sering disebabkan oleh perdarahan karena penetrasi perikardium. Perikardium bisa menjadi rusak akibat cedera berat pada dada, pisau atau luka tembak, atau tusukan yang tidak disengaja selama prosedur pembedahan. Penyebab lain yang mungkin dari tamponade jantung termasuk kanker, serangan jantung, perikarditis, terapi radiasi, gagal ginjal, dan lupus.

Loading...
Apipah
16/08/2019