Ragam Informasi

Pengertian dan Jenis Antibodi

Pernahkah Anda merasakan sakit? Tentu saja pernah. Lalu, tahukah Anda darimana suatu penyakit itu berasal? Suatu penyakit berasal dari antigen yang masuk kedalam tubuh dan tidak ditangani dengan baik dan berhasil oleh antibodi tubuh Anda. Gagalnya antibodi untuk menghalau antigen tersebut menyebabkan tubuh Anda menjadi terserang penyakit. Seperti yang telah Anda ketahui, antigen merupakan substansi asing yang masuk kedalam tubuh Anda. Terkadang, zat asing ini membawa bibit-bibit penyakit. Ketika antigen masuk kedalam tubuh Anda, sebenarnya tubuh Anda tidak hanya tinggal diam. Tubuh Anda memiliki alarm tersendiri yang berfungsi sebagai pendeteksi apabila ada zat asing yang masuk kedalam tubuh. Setelah dideteksi, tubuh Anda yaitu sistem imun akan mengaktifkan suatu zat dalam tubuh yang bertugas untuk menyerang antigen tersebut. Zat tersebut adalah antibodi.

Pengertian Antibodi

Secara ilmiah, antibodi merupakan sekumpulan substansi protein yang diproduksi karena adanya pajanan antigen terhadap limfosit. Pada umumnya, antibodi tersusun atas empat rantai polipeptida. Polipeptida tersebut dibagi lagi menjadi dua, yakni dua rantai polipeptida berat atau disebut sebagai “heavy chain” dan 2 rantai polipeptida ringan atau “light chain”. Jika dilihat menggunakan mikroskop, bentuk antibodi menyerupai huruf Y, dengan dua bagian atas yang bercabang dinamakan sebagai variabel, dan satu bagian bawah dinamakan sebagai konstan. Variabel ini dapat berubah-rubah, sesuai dengan zat antigen yang diikatnya, sedangkan bagian konstan ini tidak dapat berubah, alias tetap.

Jenis Antibodi

Antibodi memiliki 5 jenis yang berbeda, kelima jenis tersebut adalah IgG, IgA, IgM, IgD, IgE. Mengapa keseluruhannya mengandung Ig? Karena Ig merupakan nama lain dari antibodi, yakni imunoglobulin yang disingkat menjadi Ig. Yang pertama adalah IgG, antibodi ini merupakan antibodi yang paling banyak terdapat pada tubuh manusia. Selain itu, antibodi ini merupakan satu-satunya antibodi yang dapat masuk kedalam plasenta untuk mempertahankan janin bayi dari sumber penyakit. Selanjutnya IgA merupakan antibodi yang jumlahnya paling banyak kedua setelah IgG. Biasanya, IgA berada pada daerah mata, saliva, dll. IgM dan IgD merupakan antibodi yang sama-sama berada pada permukaan sel B. Lalu antibodi yang terakhir adalah IgE yang jumlahnya paling sedikit di tubuh manusia. Antibodi ini biasanya akan merangsang pembentukan histamin yaitu respon tubuh terhadap suatu alergi.

Dais
12/12/2018