Pengertian Domestikasi

Definisi Domestikasi

Domestikasi merupakan sebuah ‘menjinakan’ hewan maupun tumbuhan liar ke dalam lingkungan sehari-hari manusia. Atau dengan istilah lain bisa disebut dalam pengadopsian. Dalam domestikasi ini melibatkan antara lain seperti populasi, seleksi, pemulihan atau perbaikan dalam keturunan, perubahan sifat atau perilaku dari objek atau organisme itu sendiri.

Sehingga dalam domestikasi menjadi sebuah cara membudidayakan tetapi dengan merubah susunan genetik pada tumbuhan atau hewan yang menjadi objek, dan hal itu dilakukan oleh manusia. dalam proses domestikasi bisa menghabiskan waktu yang sangat lama. Bisa sampai bertahun-tahun lamanya.

Hal ini disebabkan karena adanya seleksi yang harus dilakukan pada objek yang akan dilakukan domestikasi. Selain seleksi dalam domestikasi juga harus ada perbaikan keturunan, sehingga dalam proses domestikasi akan menghasilkan sebuah spesies atau varietas yang baru dan berbeda.

Dalam proses domestikasi akan memberikan sebuah spesies baru yang dimana akan memiliki genetik yang berbeda dari induknya. Hal ini juga bisa disebut dengan sebuah evolusi dikarenakan perubahan dalam lingkungan luar kemudian dibawa ke dalam lingkungan sehari-hari manusia.

Contoh Hewan yang Mengalami Proses Domestikasi

Dalam domestikasi hewan, sudah berlangsung dalam kurun waktu yang sangat lama. Bahkan disebutkan bahwa domestikasi hewan telah ada sejak zaman Mesolitikum. Karena Anjing merupakan bukti yang disebutkan sejarah. Bahwa Anjing adalah hewan pertama dari hasil domestikasi di daerah Asia Timur.

Selain Anjing hewan yang sudah lama dilakukan proses domestikasi adalah kucing. Karena banyak bukti dari kerangka-kerangka kucing yang sudah ditemukan. Selain kedua hewan tersebut, hewan yang sudah mengalami proses domestikasi sejak lama antara lain adalah hewan ternak.

Loading...

Hewan ternak seperti sapi dan juga kambing. Memang pada dasarnya proses domestikasi sulit dilakukan. Hal ini di karenakan pada induk yang akan di domestikasi memiliki genetik yang berbeda. Sehingga akan mengakibatkan pada pakan, perawatan, dan hal lainnya yang berbeda.

Dalam melakukan domestikasi, manusia telah memilih hewan yang memiliki bibit unggul. Seperti lebih tahan penyakit, mampu berkembang biak dengan baik dalam sebuah penangkaran, tahan cuaca buruk, dan yang pasti tidak agresif atau jinak. Manusia melakukan domestikasi, dikarenakan berbagai faktor.

Seperti untuk menghasilkan spesies yang lebih unggul, mandapatkan spesies yang lebih menguntungkan, untuk penelitian, dan berbagai hal lainnya. Namun, dalam proses domestikasi lebih didasari pada keuntungan lebih yang akan didapat oleh manusia.

Karena spesies yang baru akan lebih membantu dan juga lebih memberikan keuntungan. Baik dari segi tumbuhan maupun hewan.

Loading...

Artikel terkait lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *