Ragam Informasi

Sistem pemerintahan polis Athena dan Sparta

Hisham
09/06/2018

Diantara polis-polis yang ada di Yunani, dua polis yang terkemuka adalah Polis Sparta dan Athena. Berikut akan kita ulas tentang kedua polis tersebut.

Sparta

Peletak dasar pemerintahan di Sparta adalah Lycurgus. Lycurgus menerapkan undang-undang dengan sangat ketat. Hal tersebut dimaksudkan untuk menghindari terjadinya pemberontakan. Sparta tampil sebagai negara militer yang tidak memberik kesempatan bagi berkembangnya pemberontakan. Pemerintahan Sparta memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

a) Kepala pemerintahan dipegang oleh dua orang raja yang kekuasaannya turun-menurun dan tanpa batas,
b) Dalam menjalankan tugasnya, raja dibantu oleh dewan penasehat yang disebut ephor,
c) Terdapat dewan yang beranggotakan 28 orang dan bertugas mempersiapkan perundang-undangan kepada Dewan Perwakilan Rakyat.

Kondisi masyarakat Sparta sangat beragam. Berikut ini uraian tentang kondisi masyarakat di Sparta

a) Masyarakat Sparta terbagi dalam dua golongan. Pertama, bangsa Doria, merupakan warga negara penuh. Kedua, bangsa taklukan sebagai budak tidak memiliki hak apa-apa

b) Diperlakukan wajib militer bagi mereka yang berumur 20-60 tahun
c) Rakyat tidak boleh memiliki kekayaan karena dikhwatirkan akan digunakan untuk membiayai pemberontakan
d) Lebih mengutamakan pendidikan jasmani dan latihan fisik, serta mengabaikan bidang kebudayaan.

Athena

Polis Athena yang terletak di Attica. Athena dikenal sebagai peletak dasar sistem pemerintahan demokrasi di dunia. Berikut ini tokoh-tokoh terkenal di Athena, khususnya dalam pembaruan pemerintahan

a) Drako

Drako dikenal sebagai pembuat undang-undang tertulis pertama di Athena. Namun, pelaksanaan undang-undang tersebut masih sangat keras.

b) Solon

Solon berupaya menyempurnakan undang-undang yang dibuat oleh Drako. Solon kemudian dikenal sebagai pembuat undang-undang yang sangat bijaksana. Berikut ini sistem pemerintahan yang diajarkan Solon.

1) Kepala pemerintahan dipegang oleh 9 orang Archon (Pelaksana Pemerintahan) yang ditentukan secara undian

2) Terdapat Aeoropagos, yaitu dewan yang berfungsi sebagai Mahkamah Agung sekaligus menjadi pengawas para Archon

3) Kekuasaan tertinggi ditangan rakyat yang dilaksanakan oleh Boule (DPR)

Boule memiliki tugas ;

a. Menetapkan Archon

b. Meminta pertanggungjawaban Archon

c. Menghukum Archon yang berbuat salah

4) Terdapat Helliaca, yaitu dewan yang bertugas mengadili perkara pidana

5) Bidang pertahanan dipegang 10 orang yang ahli siasat perang.

c) Kleistens

Kleistens menciptakan sistem Ostrasisme. Sistem Ostrasisme dibuat untuk menjaga sistem demokrasi di Athena. Ostrasisme berasal dari kata ostracon, artinya pecahan periuk. Caranya, rakyat diberi hak menilai para Archon yang dianggap menyimpang dan menuliskan namanya di atas pecahan periuk.

d) Perikles

Perikles dikenal sebagai ahli pidato dan panglima perang. Pada masa kekuasaan perikles. Athena mencapai puncak kejayaan. Perikles berhasil mengembangkan kebudayaan dan filsafat, seperti dalam bidang drama atau sandiwara dengan tokoh utamanya Sopokles.

Secara umum gambaran masyarakat Athena dapat kita tuliskan sebagai berikut
1. Hak individual diakui dan dijamin oleh negara,
2. Kemerdekaan berpikir dan berpendapat dijamin oleh negara
3. Athena menaruh perhatian besar dalam bidang seni dan olahraga
4. Mata pencaharian berdagang dan pelaut.

Sejarah